Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Hindra Irawan Satari menyayangkan keluarga Trio Fauqi Virdaus tidak langsung dibawa ke dokter saat mengeluh sakit usai divaksinasi Covid-19.
Diketahui, Trio meninggal satu hari setelah disuntik Vaksin AstraZeneca di Gelora Bung Karno, 5 Mei lalu. Saat ini, KIPI kesulitan mencari penyebab kematian, karena tak ada data penunjang medis penyebab meninggalnya Trio.
Padahal menurutnya, jika Trio diperiksakan ke dokter, maka akan lebih muda menentukan penyebab kematiannya.
"Menurut pengakuan keluarga, almarhum sehat, tapi kan tetap dibutuhkan data pelengkap. Soalnya Almarhum sejak mengeluh, tidak dibawa berobat. Jadi tidak ada data lab dan pemeriksaan penunjang," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (20/5).
"Almarhum dibawa ke RS sudah wafat, jadi tidak mudah untuk menentukan penyebab kematian,' lanjutnya.
KIPI mengakui Trio tidak memiliki bukti medis riwayat penyakit kronis. Hal itu hanya beradasar keterangan keluarga bahwa Trio tak pernah punya penyakit kronis.
"Sampai saat ini tidak ada bukti adanya penyakit kronis yang terkait dengan wafatnya Trio," kata Hindra.
Hindra kemudian meminta masyarakat untuk menunggu hasil pengujian toksisitas dan sterilitas vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 yang membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Dia berharap masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kematian Trio.
Dia menegaskan kembali bahwa berdasarkan hasil investigasi Komnas KIPI, tidak ditemukan cukup bukti untuk mengaitkan kematian Trio dengan program vaksinasi AstraZeneca.
"Intinya, kalau ternyata hasil uji menunjukkan vaksin yang diberikan kepada Trio itu steril dan tidak ada toksin, maka vaksin itu akan digunakan kembali," ujarnya.
"Sampai saat ini kan memang belum cukup bukti untuk mengkaitkan KIPI Almarhum dengan vaksinasi. Untuk itu, terkait izin autopsi, kita akan minta ke keluarga apakah bersedia atau tidak," kata Hindra.
Sementara itu, ibunda Trio, Zakiah sudah berkali-kali menyatakan bahwa anak keduanya tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Sehingga, ia tidak terima bila kematian anaknya dikaitkan dengan kondisi tubuhnya yang tidak sehat atau dikaitkan dengan penyakit yang tidak pernah dideritanya.
"Tidak pernah punya riwayat penyakit apapun, anak saya tidak pernah sakit," kata Zakiah kepada merdeka.com (20/5).