Sejak dinyatakan masuk zona hijau, Kabupaten Soppeng di Sulawesi Selatan langsung menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Namun kegiatan PTMT yang dilakukan tetap dengan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi sekolah.
Salah satu Sekolah yang menggelar PTMT di Kabupaten Soppeng adalah SMA 1. SMA 1 Soppeng sudah mulai memberlakukan PTMT sejak Maret lalu.
"Sejak Kabupaten Soppeng diterapkan masuk kawasan zona hijau, Satgas langsung turun ke sekolah mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah membahas tentang pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Dan syarat yang diberikan untuk bisa menggelar PTMT ini juga sangat ketat," ujar wakil Kepala Sekolah SMA 1 Soppeng, Kurniadi kepada merdeka.com.
Menurut Kurniadi, persyaratan tersebut meliputi jumlah siswa yang berada di sekolah dalam satu waktu maksimal hanya 50 persen dari total seluruh siswa. Selain itu meja kursi dalam satu ruangan juga hanya berisi 50 persen dari kapasitas normal.
"Dan untuk meja kursi juga harus diberi jarak minimal 1,5 meter antara yang satu dengan yang lain. Siswa juga hanya diperbolehkan berada di sekolah selama 4 jam dari satu hari," ujar Kurniadi.
Sekolah juga membuat banyak aturan dan imbauan kepada para siswa dan orangtua. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
"Kita sarankan siswa sarapan, kita juga sarankan agar para siswa diantar oleh keluarga atau orang terdekatnya. Ini tidak kami wajibkan karena masih ada juga siswa kami yang naik angkutan umum menuju sekolah," ujarnya.
Keluarga yang mengantarkan siswa pun tidak bisa langsung pergi. Mereka harus menunggu anak mereka lolos dalam cek suhu tubuh. Jika suhu tubuh di atas 37 derajat maka, siswa tersebut harus kembali pulang ke rumah.
"Sedangkan bagi siswa yang sekolah naik angkutan umum, jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat maka akan kami hubungi pihak keluarganya agar menjemput anaknya," terangnya.
Sebelum menggelar PTMT, SMA 1 Soppeng juga telah membuat video simulasi tentang apa yang harus dilakukan oleh siswa sebelum berangkat sekolah, ketika berada di sekolah dan ketika akan pulang sekolah. Video ini kemudian dibagikan via WA kepada seluruh siswa sebagai panduan mereka.
"Awalnya kelas 12 yang kita gelar PTMT karena sudah mendekati ujian. Seminggu kemudian kelas 11 dan 10 kami gelar juga untuk PTMT," imbuhnya.
SMA 1 Soppeng juga menggelar sekolah dalam dua sesi. Sesi pertama pagi yakni sejak pukul 07.30 hingga 11.30 WITA namun sejak Ramadan diubah menjadi pukul 08.00 hingga 10.30 WITA. Untuk sesi siang dimulai pukul 13.00 hingga 16.30 WITA. Namun sejak ramadan dipersingkat menjadi pukul 13.00 hingga 15.30 WITA.
"Karena masih dalam masa pandemi ada aturan bahwa siswa maksimal paling lama berada di sekolah hanya 4 jam. jadi kami persingkat semua pembelajaran," ujarnya.