Jadi Tersangka Penyalahgunaan Senjata, Pengemudi Fortuner di Duren Sawit Ditahan

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, penyidik akan melakukan penahanan terhadap MFA. Terlebih, penyidik juga sudah mengeluarkan surat penahanan terhadap pekerja wiraswasta tersebut.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Jadi Tersangka Penyalahgunaan Senjata, Pengemudi Fortuner di Duren Sawit Ditahan
pengendara fortuner todong senjata. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah melakukan gelar perkara terkait kasus kepemilikan pistol berjenis air soft gun milik MFA, koboi jalanan yang viral di Jakarta Timur. Hasilnya, polisi menetapkan MFA sebagai tersangka.

"Gelar perkara sudah kita lakukan pagi tadi dan hasilnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/4).

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, penyidik akan melakukan penahanan terhadap MFA. Terlebih, penyidik juga sudah mengeluarkan surat penahanan terhadap pekerja wiraswasta tersebut.

"Penyidik sedang mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap yang bersangkutan," beber Yusri.

Penetapan status tersangka terhadap MFA dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup. Atas perbuatanya memiliki pistol air soft gun tanpa izin, MFA dikenakan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

Sebelumnya, Video viral di media sosial seorang pengendara mobil Fortuner nomor polisi B 1673 SJV warna hitam mengacungkan senjata api. Video yang diunggah oleh @jakarta.terkini menyebut kejadian itu terjadi di kawasan BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (2/4) sekira pukul 02.00 Wib.

Dalam akun Instagram itu, video tersebut disebutnya diunggah oleh akun Facebook milik Azmi Jainury Jaka dengan keterangan lokasi kejadian di Duren Sawit sekira jam 02.00 Wib.

"Kronologinya dia nabrak wanita, terus disuruh minggir sama pengguna jalan lain, eh malah mengeluarkan/menodongkan senjata apinya, tolong ditindak lanjuti bapak atau om sekalian terimakasih," tulis akun tersebut.

Mengenai video viral itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kejadian yang viral itu di wilayah hukumnya.

"Sedang kita selidiki, sabar ya," kata Erwin saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (2/4).

Rekomendasi