Menjelang perayaan Paskah 2021, Polresta Surakarta melakukan sterilisasi 14 gereja. Sterilisasi akan dilakukan Kamis, 1 April 2021. Tim Polresta akan dibagi menjadi dua, yakni tim selatan-barat dan timur-utara.
"Gereja prioritas 1 yang akan kita sterilisasi besok yang semula ada 16 gereja menjadi menjadi hanya 14, karena 2 lainnya beribadat melalui daring," ujar Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol Sukarda, Rabu (31/3).
Tim gereja selatan-barat, kata Sukarda, akan bertugas di Gereja Manahan Banjarsari, Gereja Santa Paulus Laweyan, Gereja Santa Petrus Laweyan, GKJ Joding Serengan, GKI Danukusuman Serengan, Gereja San Inigo Kliwon
dan GBI Gading.
Untuk tim gereja timur-utara, akan melakukan sterilisasi di Gereja Margoyudan, Gereja GUPDI, Gereja Penabur Pasarkliwon, Gereja ST Antonius Purbayan, Gereja Kepunton Jebres, Gereja Elsaday Jebres dan Gereja Maria Regina Jebres
"Hari ini ada 1 Gereja Maria Regina kita adakan patroli K9 dengan kualifikasi Jihandak," katanya.
Sukarda menyampaikan, sebanyak 500 personel gabungan dari TNI/Polri akan diterjunkan untuk mengamankan ibadah Paskah di Solo. Mereka disebar ke berbagai titik rawan guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
"Ada sekitar 500 personel gabungan TNI, Polri dan Pemkot yang kita terjunkan dalam pengamanan ibadah Paskah," terangnya.
Menurut Sukarda, pengerahan ratusan personel ini karena semua wilayah dianggap rawan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sehingga, seluruh personel yang diterjunkan tetap selalu meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan pengamanan ibadah Paskah.
"Seluruh wilayah di 5 kecamatan kita anggap rawan. Kita selalu meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.
Menurut dia, pengamanan dilakukan selama 24 jam. Ada sekitar 36 gereja kategori besar yang mendapatkan pengamanan ketat saat ibadah Paskah. Selain itu, pihaknya akan mengadakan patroli skala besar melibatkan Kopassus, Kodim 0735/Surakarta, Polresta Surakarta, Brimob, Detasemen Polisi Militer dan Lanud Adi Soemarmo menjelang puncak ibadah Paskah.