13 Rumah di Kabupaten Bekasi Rusak Diterjang Banjir, 5 di Antaranya Hanyut

Pemkab Bekasi terus mendata rumah warga terdampak banjir, khususnya di lokasi yang kondisi airnya sudah mulai surut. Data kerusakan diperkirakan masih akan bertambah.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
13 Rumah di Kabupaten Bekasi Rusak Diterjang Banjir, 5 di Antaranya Hanyut
Banjir di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sedikitnya 13 rumah warga rusak diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak Sabtu (20/2). Lima di antaranya hanyut.

"Jumlah 13 rumah yang terdampak ini baru hasil pendataan awal, hasil sementara hingga Rabu siang ini," kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja kepada Antara di Cikarang, Rabu (24/2).

Eka mengatakan, belasan rumah warga itu mengalami kerusakan sedang, parah, hingga roboh dan tidak bisa ditempati kembali. Bahkan lima rumah di antaranya telah hanyut terbawa arus banjir.

Pemkab Bekasi terus mendata rumah warga terdampak banjir, khususnya di lokasi yang kondisi airnya sudah mulai surut. "Pendataan masih berlangsung, data dipastikan akan bertambah besok sesuai hasil observasi di lapangan," katanya.

"Ke-13 rumah yang tergerus banjir hingga roboh itu tercatat berada di Kecamatan Pebayuran, tepatnya di sekitar lokasi tanggul jebol," imbuh Eka.

Dia menambahkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan rumah warga terdampak banjir. Namun, teknis pemberian bantuan akan diberikan melalui kepala desa, sesuai kategori kerusakan rumah.

"Kami pastikan pemerintah hadir dengan memberikan bantuan kepada korban banjir," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah juga sudah melakukan pemetaan untuk penanganan dampak banjir. Langkah yang akan dilakukan di antaranya memperbaiki daerah aliran sungai, seperti perbaikan pintu air bendung, tanggul, normalisasi sungai, hingga infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Rekomendasi