Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemeritah Kabupaten Agam, Sumateta Barat, masuk sungai di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailiang Natal, Sumatera Utara, Senin (8/2) lalu. Sebelas dari 17 korban selamat dirawat di empat rumah sakit berbeda.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Kasman Zaini di Lubukbasung, Kamis, mengatakan korban dirawat di rumah sakit sampai kondisi mereka sembuh.
"Saat ini kondisi para korban selamat sudah mulai membaik," katanya.
Ia mengatakan, ke 11 korban itu dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang enam orang, yakni Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kab Agam Ermanto, Kepala Dinas Duk KB PP dan PA Kab Agam Erniwati, sopir bus pariwisata Alank, Yandi dan Dimas Dwi Putra.
Sedangkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung tiga orang, yakni Staf Ahli Bupati Isman Imran, Kepala Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Kab Agam Misran, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kab Agam Retmiwati.
Setelah itu di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi atas nama Rahmi Artati saat ini Kepala Dinas Sosial Kab Agam.
"Sedangkan Staf Ahli Bupati Aryati masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan, Kabupaten Mandailiang Natal, Sumatera Utara," katanya.
Ia menambahkan, dua korban atas nama Arief Restu (Kepala Dinas Pertanian Kab Agam) dan Jetson (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Agam) sudah sembuh dan diperbolehkan pulang.
Sementara satu orang korban atas nama Rina Efawani (Sekretaris Pribadi Wakil Bupati) tidak dirawat karena hanya mengalami luka lecet.
Sebelumnya, bus pariwisata BA 1015 OA yang membawa rombongan para kepala OPD mengalami kecelakaan tunggal di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailiang Natal, Sumatera Utara, Senin (8/2) siang.
Mobil bus pariwisata itu membawa rombongan kepala OPD Pemkab Agam dengan jumlah 17 orang, pulang melakukan kunjungan kerja dari Aceh masuk dalam jurang sedalam 10 meter.
Akibat kejadian itu, sopir bus pariwisata Davit, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam Fauzan Helmi Hutasuhut serta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kab Agam, Fatimah meninggal dunia. Seperti diberitakan Antara.