Mantep Supriawan (39) menjadi korban bandit pecah kaca yang membuatnya kehilangan uang sebesar Rp350 juta. Uang itu rencananya digunakan untuk membeli alat pertanian.
Peristiwa itu bermula saat korban baru saja mengambil uang tabungannya di Bank BRI Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Selasa (9/2). Uang itu dimasukkan dalam tas ransel dan disimpan di dalam mobilnya.
Kemudian, korban berangkat ke perusahaan penjualan perlengkapan pertanian di KM 9, Jalan Kolonel H Bastari Palembang. Mobilnya diparkir di depan, termasuk uang di dalamnya.
Baru 20 menit di dalam perusahaan untuk membeli barang yang dibutuhkan, korban keluar dan dibuat kaget karena kaca mobil sebelah kiri pecah berantakan. Tas ransel berisi uang itu dibawa kabur pelaku.
Dari CCTV, tampak sejumlah pelaku, ada yang mengendarai sepeda motor dan ada juga membawa mobil, mengintai korban dan beraksi. Korban langsung melaporkan kasus itu ke kantor polisi.
Mantep mengaku tak menyangka uang yang baru saja dicairkan itu hilang dicuri bandit pecah kaca. Dia sengaja tidak membawa uang ke dalam gerai karena parkiran dijaga sekuriti.
"Saya merasa aman-aman saja karena ada satpam di sana, pintu pagar juga hanya satu untuk keluar masuk. Tetapi baru 20 menit saya tinggal, kaca mobil saya sudah pecah dan uang hilang," ungkap Mantep di Mapolrestabes Palembang, Kamis (11/2).
Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, kasus ini sedang diselidiki penyidik dan mengamankan rekaman CCTV. Terlihat, dua pelaku yang mengendarai motor bolak balik masuk ke gerai yang diduga memantau situasi dan langsung beraksi hanya dalam waktu lima detik. Ada juga pelaku berperan mengalihkan keadaan dengan mengajak sekuriti mengobrol.
"CCTV akan diselidiki untuk mengungkap identitas para pelaku. Dugaannya mereka spesialis pecah kaca dan telah membuntuti korban," kata dia.