Mobil Terbakar di SPBU Lais, Polisi Sebut Tangki BBM Dimodifikasi

Kebakaran mobil Carry bernomor polisi BG 2933 MA di SPBU Teluk Kijing, Kecamatan Lais, Musi Banguasin, Sumatera Selatan, menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar cukup parah. Polisi menemukan fakta bahwa mobil itu memodifikasi tangki bahan bakar.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Mobil Terbakar di SPBU Lais, Polisi Sebut Tangki BBM Dimodifikasi
Lokasi mobil terbakar di SPBU Musi Banyuasin. ©2021 Merdeka.com/Irwanto

Kebakaran mobil Carry bernomor polisi BG 2933 MA di SPBU Teluk Kijing, Kecamatan Lais, Musi Banguasin, Sumatera Selatan, menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar cukup parah. Polisi menemukan fakta bahwa mobil itu memodifikasi tangki bahan bakar.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, temuan itu setelah menyidik mengamankan mobil. Ada dugaan, mobil itu digunakan untuk mengangkut BBM dalam jumlah banyak untuk dijual kembali.

"Kita dapati mobil dimodifikasi di bagian tangki, ada tambahan tempat pengisian bahan bakar," ungkap Erlin, Rabu (10/2).

Saat ini, kata dia, pihaknya masih memeriksa sopir mobil bernama Nasution (42) warga Talang Jaya, Kecamatan Betung, Banyuasin. Dia tidak terluka karena langsung keluar dari mobil begitu ledakan terjadi.

"Penyidik masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Sementara penyebab ledakan, kata dia, penyidik menduga akibat radiasi ponsel yang dimainkan anak pengemudi yang duduk di bagian depan mobil. Dua anak pengemudi, Alip (14) dan Adit (13) selamat dari insiden itu namun mengalami luka bakar sebanyak 20 persen. Sementara operator SPBU, Ifran Soni (22) mengalami luka bakar 45 persen di pinggang sampai ke kaki.

"Tadinya ada dugaan rokok, tapi dari penyelidikan sementara karena ada yang bermain ponsel saat pengisian bahan bakar," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, mobil Carry nomor polisi BG 2993 MA hangus terbakar di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (9/2) malam. Tiga orang mengalami luka bakar akibat insiden itu.

Peristiwa tersebut terjadi saat pengemudi mobil memainkan ponsel saat mengisi bahan bakar minyak jenis premium (sebelumnya tertulis pertalite). Tiba-tiba terjadi ledakan kencang dan api langsung menyambar mobil dan penumpang di dalamnya.

Kebakaran mengakibatkan tiga orang terluka. Mereka adalah petugas SPBU bernama Irfan Soni yang mengalami luka bakar 45 persen, penumpang mobil Adit (13) dan Alif (14), keduanya mengalami luka banyak 20 persen di bagian wajah.

Irfan Soni mengalami luka bakar cukup parah karena berada dekat titik api. Para korban dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Api cepat dipadamkan sehingga tidak menyambar seluruh SPBU. Hanya bagian pengisian pertalite dan premium saja yang terbakar karena berada persis dekat dengan mobil.

Rekomendasi