Satlantas Polres Cianjur, memberlakukan sistem buka tutup satu arah di kawasan Puncak-Cipanas, Minggu (7/2). Langkah ini diambil setelah peristiwa longsor melanda jalur utama Cianjur-Bogor. Tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas.
Laju kendaraan dari arah Bogor menuju Cianjur atau sebaliknya tersendat. Kasatlantas Polres Cianjur AKP Meylawati mengatakan, longsor terjadi saat hujan turun deras dengan intensitas lama dari malam hingga pagi.
"Hujan deras dengan intensitas berjam-jam melanda kawasan Puncak-Cipanas, menyebabkan tebing di pinggir jalan utama Ciloto-Puncak, longsor, sehingga menutup landasan jalan. Akibatnya antrean panjang kendaraan tidak bergerak sempat memanjang dari kedua arah," ujarnya. Seperti dilansir Antara.
Petugas gabungan BPBD Cianjur, TNI/Polri dan warga sekitar berusaha menyingkirkan material longsor yang menutup jalan, sehingga menjelang siang arus lalulintas dapat kembali melintas dengan sistem buka tutup satu arah secara bergantian.
Hingga siang menjelang, petugas gabungan dibantu alat berat, masih berupaya menyingkirkan material longsor yang sempat menutup jalan nasional sepanjang 20 meter dengan ketinggian beragam.
"Upaya pembersihan masih dilakukan petugas gabungan, sehingga kami melakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi terjadinya macet total," katanya.
Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan langsung mengirimkan petugas dan Relawan Tangguh Bencana (Retana) ke lokasi. Serta berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan dinas terkait di Pemkab Cianjur untuk menurunkan alat berat, guna memudahkan proses evakuasi karena akibat longsor membuat pohon besar di atasnya tumbang.
"Hingga siang ini, proses evakuasi sudah rampung 80 persen, diperkirakan menjelang sore jalur Puncak-Cipanas, sudah dapat dilalui secara normal. Petugas gabungan masih berupaya membersihkan sisa pohon yang tumbang dan lumpur yang masih tersisa, agar kendaraan dapat melintas dengan aman dan nyaman," tuturnya.