FX Rudy Klaim Pelaksanaan PPKM di Solo Sesuai Harapan

Rudy juga mengklaim, untuk kegiatan yang melibatkan massa dan kerumunan masih bisa dikendalikan.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
FX Rudy Klaim Pelaksanaan PPKM di Solo Sesuai Harapan
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Berbeda dengan Presiden Joko Widodo yang menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali tidak efektif, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) justru sebaliknya. Mantan koleganya di Pemerintah Kota Solo itu menyebut pelaksanaan PPKM di Kota Bengawan sudah sesuai dengan yang diinginkannya.

“PPKM Solo sendiri kondisi saat ini semua berjalan sesuai dengan harapan. Itu saja masih ada pelanggar-pelanggar yang mendapat peringatan keras dan bahkan ditutup,” ujar Rudy, Senin (1/2).

Rudy juga mengklaim, untuk kegiatan yang melibatkan massa dan kerumunan masih bisa dikendalikan. Namun pihaknya mengakui tidak bisa membatasi jumlah warga yang datang untuk melayat saat ada warga yang meninggal.

Namun demikian ia tak memungkiri, jika PPKM saat ini perlu adanya evaluasi. Namun evaluasi harus dilakukan dengan cara seiring dan sejalan.

“Jadi pekerjaan minyak dan air untuk menjadi satu target itu susah. Target pertama mengendalikan Covid-19 penyebarannya. Target kedua ekonomi harus bergerak. Ekonomi bergerak itu suka tidak suka terjadi kerumunan massa,” katanya.

Menurut Rudy, saat ini yang lebih penting adalah mencegah dan mengendalikan bertambahnya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Sehingga kegiatan kerumunan massa yang sebenarnya dilarang, tidak lagi terjadi di tengah masyarakat.

“Orang meninggal dunia, kalau ada yang mau melayat masak dicegah, enggak bisa. Enggak mungkin orang melayat itu jaga jarak,” katanya.

Ia menambahkan, selama pemberlakuan PPKM, jumlah penambahan kasus terkonfirmasi corona dalam sehari mengalami penurunan. Jika sebelumnya mencapai 200-300 kasus, selama dua pekan PPKM jumlah penambahan kasus turun menjadi dibawah 100 per hari.

“Penurunan kasus lumayan. Kemarin 140 itu pemeriksaan selama 3 hari. Kemarin hari Sabtu itu kan hanya 34,” katanya.

Sementara itu berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo hingga Senin sore ini, akumulasi jumlah kasus terkonfirmasi mencapai 8.403. Jumlah tersebut naik 92 jika dibanding sehari sebelumnya. Dari jumlah tersebut 5.765 di antaranya sembuh, 1.963 menjalani isolasi, 277 dirawat, dan 398 lainnya meninggal dunia.

Rekomendasi