Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berkantor di Bali. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster yakin bahwa denyut pariwisata di sana akan pulih jika pandemi selesai.
"Bapak Sandi berkantor ke Bali urusannya bukan berkantor di Bali apa tidak. Bagaimana pandemi ini berakhir itu saja, pariwisata akan pulih sendiri kalau pandemi sudah selesai," kata Koster usai peresmian kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, Jalan Melati No 14, Denpasar, Jumat (29/1).
Dia menyampaikan, Sandi berkantor di Bali adalah bentuk perhatian dan dukungan pada Bali saat pandemi Covid-19. "Saya kira niatnya bagus, perhatian artinya," imbuhnya.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace menyebutkan, bahwa yang dilakukan Sandi bisa menginspirasi para pengusaha lainnya untuk datang ke Bali.
"Iya, saya melihat dari dimensi beliau juga sebagai pengusaha. Tadi pagi saya ngobrol sama beliau, tentu ini akan menginspirasi teman-temannya Bapak Sandi sesama pengusaha untuk datang ke Bali. Ini sangat baik sekali untuk Bali ke depan," ujarnya.
Ia juga menuturkan, untuk menteri yang berkunjung dan berdinas ke daerah lain adalah hal biasa. Hal itu juga pernah dilakukan oleh Menteri Pariwisata periode 2014-2019 berdinas di Bali, karena Gunung Agung meletus.
"Jadi sebelumnya juga dulu banyak waktu Bapak Arief Yahya Gunung Agung meletus, beliau juga dulu dari sini. Kemudian menteri-menteri sebelumnya. Kalau ada musibah meski tidak berkantor di Bali, beliau memberikan perhatian yang lebih, tidak hanya sehari, tidak hanya beberapa jam, minimal dua tiga hari di Bali sebagaimana dilakukan Bapak Sandi," ujarnya.
Cok Ace juga belum memprediksi seberapa berpengaruh kunjungan Sandi terhadap dunia pariwisata dan industri kreatif di Bali. "Kalau presentasi saya tidak bisa katakan tapi pasti berpengaruh besar apalagi beliau kan rajin posting, menarik datang ke Bali," ujarnya.