Hendak Bertamu, Pria di Marauke Temukan Temannya Sudah Tewas Membusuk

Berdasarkan keterangan keluarga korban diketahui bahwa korban mengalami sakit darah tinggi dan kolestrol. Korban terakhir dilihat pada tanggal 31 Desember 2020.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Hendak Bertamu, Pria di Marauke Temukan Temannya Sudah Tewas Membusuk
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Sesosok mayat laki-laki atas nama Hakim Samjaya (52) ditemukan di Kampung Melim Megikar, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke. Penemuan mayat ini terjadi pada (4/1) kemarin sekitar pukul 14.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmas Mustofa Kamal mengatakan, mayat Hakim ditemukan tewas saat salah seorang saksi atas nama Jek Kanimo (38) ingin berkunjung ke rumahnya.

"Saksi memanggil-manggail nama korban, namun tidak ada respons. Lalu, saksi mencium bau busuk yang menyengat dan mendengar suara bising lalat, sehingga saksi mendekati sumber bau tersebut," kata Kamal dalam keterangannya, Rabu (6/1).

Saat itu, Kanimo sempat menyangka jika bau busuk tersebut dari bangkai kucing. Namun saat dia mengintip dari papan dapur rumah korban, dirinya melihat mayat korban tergeletak di dalam dapur rumah.

"Selanjutnya saksi pulang ke rumah dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada istrinya, lalu bersama-sama menginformasikan peristiwa tersebut ke Kepala Kampung Meling Megikar, Sutejo (55)," jelasnya.

"Setelah menerima laporan tersebut, Kepala Kampung bersama beberapa warga mendatangi TKP dan didapati mayat korban dalam posisi tergeletak yang di kerumuni lalat dan sudah mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat," sambungnya.

Sutejo langsung menghubungi Polsek Jagebob untuk melaporkan peristiwa tersebut agar dapat ditindaklanjuti untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Jagebob langsung mendatangi TKP. Setibanya di TKP, anggota langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban diketahui bahwa korban mengalami sakit darah tinggi dan kolestrol. Korban terakhir dilihat pada tanggal 31 Desember 2020.

"Setelah di lakukan pemeriksaan luar oleh tim medis tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tutupnya.

Rekomendasi