Rumah Mewah di Bekasi Porak-poranda Akibat Ledakan Gas Elpiji

Erna menuturkan, peristiwa ledakan ini terjadi pukul 08.15 Wib. Mulanya, korban Mary menyalakan kompor di dapur lantai dasar. Namun, mendadak terjadi ledakan keras. Diduga, sebelumnya kompor dinyalakan ada kebocoran gas melalui regulator.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rumah Mewah di Bekasi Porak-poranda Akibat Ledakan Gas Elpiji
Rumah Mewah di Bekasi Hancur Akibat Ledakan Gas Elpiji. ©2020 Merdeka.com/Adi Nugroho

Satu rumah mewah di kawasan elit Perumahan Kemang Pratama 2, Jalan Melati Raya J16 RT 02 RW 36 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi hancur akibat ledakan gas yang bocor dari tabung elpiji 12 kilogram, Rabu (24/11).

Beruntung peristiwa yang terjadi di rumah milik Oktavius itu tidak sampai menyebabkan korban jiwa.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, ledakan menyebabkan satu orang lansia, Mary Wiriana (78) mengalami luka bakar hingga 50 persen. Korban sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Elisabeth.

"Tiga korban lainnya mengalami luka ringan," kata Erna pada Rabu (24/11).

Erna menuturkan, peristiwa ledakan ini terjadi pukul 08.15 Wib. Mulanya, korban Mary menyalakan kompor di dapur lantai dasar. Namun, mendadak terjadi ledakan keras. Diduga, sebelumnya kompor dinyalakan ada kebocoran gas melalui regulator.

"Gas terakumulasi di dalam ruangan, kemudian timbul ledakan setelah ada pemicu api," ucap Erna.

Menurut dia, ketika kejadian Oktavius bersama istri sedang berada di lantai dua mendampingi anaknya sekolah online. Oktavius, kata dia, merasakan getaran seperti gempa lalu atap rumah berjatuhan.

Akibatnya, Oktavius mengalami luka lecet di kepala dan tangan karena tertimpa material bangunan. Begitu juga istri dan anaknya yang berumur sembilan tahun.

Sementara itu, sejumlah tetangga dan petugas keamanan yang mendengarkan ledakan keras segera menuju ke lokasi. Mereka menemukan Mary dalam kondisi lemas. Mary segera dibawa ke rumah Sakit Elisabeth akibat luka bakar mencapai 50 persen.

Hasil identifikasi kepolisian, tiga rumah mengalami kerusakan. Paling parah milik Oktavius, lantai satu dan dua hancur. Tembok belakang retak. Tiga mobil rusak akibat tertimpa material. Sementara dua rumah tetangganya milik Vayen dan Devi rusak pada bagian atap.

"Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan," kata Erna.

Dari lokasi, kata dia, polisi menyita barang bukti berupa tabung gas elpiji 12 kilogram dan kompor dua tungku.

Rekomendasi