Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya dipromosikan menjadi Wakapolres Jakarta Timur. Promosi itu sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3236/XI/KEP./2020 Tanggal: 16-11-2020.
Ahmad Fanani menggantikan AKBP Stefanus Michael Tamuntuan yang dimutasi sebagai Kabidpropam Polda Kepri. Sementara posisi Kapolres Blitar kini dijabat AKBP Leonard M Sinambela yang sebelumnya menjabat Kapolres Blitar Kota.
Surat Telegram Kapolri itu ditandatangani ASDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan. Selain Kapolres Blitar, Kapolri Jenderal Idham Aziz juga merotasi posisi Kapolres di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi alias Jabodetabek.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, hal tersebut merupakan rutinitas biasa di tubuh Polri. "Sebagai penyegaran organisasi, baik tour of duty maupun tour of area," tutur Awi saat dikonfirmasi, Selasa (17/11).
Advertisement
Memaki Banci
Nama AKBP Ahmad Fanani pernah menjadi sorotan setelah berseteru dengan anak buahnya yakni Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo. Perseteruan dipicu makian banci dilakukan AKBP Ahmad Fanani terhadap AKP Agus Hendro.
AKP Agus Hendro kemudian mengajukan pengunduran diri secara tertulis ke Polda Jatim sebagai anggota Polri lantaran tak terima dimaki. Tidak hanya itu, ia juga melaporkan sang pimpinan karena dianggap cukup arogan terhadap anak buahnya.
"Sebenarnya saya ini sudah akumulasi dari senior saya. Akumulasi (kekesalan) kasat yang lain. Kalau ada yang tidak cocok gitu, maki-makian kasar itu sering disampaikan, mohon maaf, kadang sampai nyebut-nyebut binatang. Sama saya tidak separah itu, yang terakhir menyebut bencong, tidak berguna, banci, lemah dan lain-lain," kata Agus Hendro Tri Susetyo saat di Mapolda Jatim.
Perseteruan antara Kasat Shabara dengan Kapolres Blitar karena makian banci, ternyata tidak berhenti di situ saja. Mereka pun satu persatu justru mulai saling membongkar borok masing-masing.
Saat mengajukan surat pengunduran diri sebagai polisi di Mapolda Jatim, Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo membongkar buruknya kinerja Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Prasetyo. Demikian pula sebaliknya. Kapolres juga mengaku memiliki catatan buruk kinerja dari sang anak buah.
Namun perseteruan itu berakhir damai. Keduanya pun telah bertemu fisik untuk pertama kalinya sejak kasus perseteruan tersebut mencuat, terlihat dari video yang beredar.
Dalam video berdurasi 1.01 menit tersebut terlihat potongan kedua perwira tinggi di Polres Blitar tersebut tengah berangkulan. Tangis sang Kasat Sabhara AKP Agus Hendro Tri Susetyo pecah saat bertemu tatap muka dengan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani.
Dalam video tersebut, AKP Agus tampak meminta maaf pada sang pimpinan. "Saya minta maaf ndan," ujarnya dalam video, sembari sesekali mencium tangan Kapolres, Selasa (6/10).
Momen perdamaian seperti dalam video tersebut pun dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menyatakan, kejadian itu terjadi pada Senin (5/10) kemarin. AKBP Fanani dengan didampingi oleh sejumlah pejabat lainnya, mendatangi kediaman AKP Agus.
"Benar, Senin kemarin Kapolres didampingi Wakapolres, Kabagops dan Kasiwas mendatangi kediaman AKP Agus. Mereka bersilaturahmi," tandasnya.