200 pengunjung warung kopi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengikuti rapid test Covid-19 yang diadakan Dinas Kesehatan setempat, Sabtu (7/11). Hasilnya 17 pengunjung reaktif Covid-19, sehingga perlu identifikasi lebih lanjut melalui tes usap.
"Dari temuan kasus itu, maka langsung kami lakukan tes usap, dan ditargetkan, besok Senin (9/11) sudah ada hasilnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu di Pontianak, Minggu (8/11). Dikutip dari Antara.
Menurut dia, tes cepat dilakukan setelah melihat ramainya pengunjung, warung kopi yang mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak menjaga jarak dan rata-rata tidak menggunakan masker.
"Ini bisa menjadi indikasi kalau warkop bisa menjadi tempat penularan Covid-19," ungkapnya.
Dia menambahkan, karena pengunjungnya rata-rata anak muda dan tanpa gejala, maka dikhawatirkan ketika pulang ke rumah, malah akan menularkan Covid-19 kepada keluarganya di rumah.
"Kami khawatir akan sulit Kota Pontianak untuk keluar dari zona merah Covid-19. Kami akan terus melakukan tes cepat pada tempat-tempat kerumunan, terutama yang tidak menerapkan protokol kesehatan," katanya.