Kasus dugaan peluru nyasar di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali terjadi. Kali ini dialami seorang petani asal Desa Kerinjing, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, bernama Jhon Sailah (35).
Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bari Palembang karena mengalami luka tembak di dada kanan. Kondisinya cukup stabil setelah menjalani operasi.
Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang dari kebun tak jauh dari rumahnya, Kamis (5/11) pukul 18.15 WIB. Tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api dan dalam waktu bersamaan mengenai dadanya hingga membuatnya ambruk. Warga langsung membawa korban ke rumah sakit di Palembang. Beruntung nyawanya masih dapat diselamatkan.
Ayah mertua korban, Yabani (45) mengaku baru mendapat kabar ada kejadian itu bersamaan dengan penangkapan pelaku narkoba oleh polisi tak jauh dari lokasi. Dia menduga peluru yang mengenai dada menantunya berasal dari senjata api polisi saat penggerebekan terjadi.
"Menantu saya bilang ada penggerebekan narkoba di sana pas kena tembakan, tapi tidak tahu persisnya bagaimana," ungkap Yabani di RSUD Bari Palembang, Jumat (6/11).
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi mengaku sudah mendapatkan informasi terkait kejadian itu. Dirinya menginstruksikan anak buahnya menemui korban untuk memastikan lebih lanjut.
"Kami sangat prihatin atas kejadian itu, saya minta korban diperhatikan betul, kami upayakan yang terbaik bagi korban," ujarnya.
Dari laporan yang diterimanya dari Kasat Narkoba Polres Ogan Ilir, Imam membenarkan adanya upaya penangkapan pelaku narkoba di TKP. Namun dirinya memastikan penangkapan sesuai SOP agar mencegah terjadinya risiko membahayakan orang lain.
"Saya tanya ke Kasat Narkoba benar kemarin ada penangkapan, tapi mereka baru dapat kabar ketika sudah kembali ke polres, waktu di lokasi tidak tahu ada kejadian itu. Penangkapan sesuai prosedur," pungkasnya.