Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan kuota bagi pelajar, guru, dosen dan mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Para guru pun menyambut positif program kuota gratis ini karena sangat membantu proses kegiatan belajar mengajar secara daring selama masa pandemi.
"Sangat bagus sekali karena menunjang kegiatan daring selama pandemi. Dengan kuota gratis sedikit mengurangi beban pengeluaran," ujar Guru SD Gen Ahad di Bogor, Henny kepada merdeka.com, Kamis (5/11).
Hal senada juga diungkap Eko Parwito, seorang guru SD Negeri di Kebumen Jawa Tengah. Menurutnya dengan adanya kuota gratis ini, belajar secara online pun menjadi terbantu.
"Karena selama pandemi ini kita mengadakan belajar online, dengan kuota gratis ini sangat membantu sekali. Terutama di daerah yang tidak semua warganya bisa membeli kuota," ujarnya.
Kuota internet gratis ini disalurkan bertahap, mulai September hingga Desember 2020. Sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud Nomor 14 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020, bantuan kuota dibagi dalam dua penggunaan. Kuota umum yaitu kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh platform dan aplikasi. Dan Kuota belajar, Kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.
Secara lengkap berikut ini rincian kuota gratis Kemendikbud tersebut:
1. Peserta Didik Jenjang PAUD mendapat 20 GB per bulan dengan rincian, 5 GB kuota umum 15 GB Kuota Belajar.
2. Peserta Didik jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mendapat jatah 35 GB/bulan dengan rincian: 5 GB Kuota Umum 30 GB Kuota Belajar
3. Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah: 42 GB/bulan dengan rincian: 5 GB Kuota Umum 37 GB Kuota Belajar
4. Dosen dan Mahasiswa mendapat jatah 50 GB per bulan dengan rincian, 5 GB Kuota Umum 45 GB Kuota Belajar
Aplikasi dan website yang masuk kuota belajar gratis dari Kemendikbud bisa dicek di sini.