Ratusan Siswa dan Guru SMP di Solo Lakukan Rapid Test Sebelum KBM Tatap Muka

Ratusan siswa SMP dan guru di Kota Solo melakukan rapid test sebelum proses uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dimulai bulan ini. Pelaksanaan rapid test dilakukan di tiga sekolah yang akan menerapkan KBM tatap muka. Yakni SMPN 4, SMP Al Azhar Syifa Budi dan MTsN 01 Surakarta.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ratusan Siswa dan Guru SMP di Solo Lakukan Rapid Test Sebelum KBM Tatap Muka
Ilustrasi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Ratusan siswa SMP dan guru di Kota Solo melakukan rapid test sebelum proses uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dimulai bulan ini. Pelaksanaan rapid test dilakukan di tiga sekolah yang akan menerapkan KBM tatap muka. Yakni SMPN 4, SMP Al Azhar Syifa Budi dan MTsN 01 Surakarta.

Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com, pelaksanaan rapid test di SMPN 4 dilakukan pukul 8.30-11.00 WIB. Di sekolah tersebut jumlah guru dan karyawan yang ikut sebanyak 63 orang. Dan siswa yang hadir 116 anak. Dangkan di MTs N 1 Surakarta, jumlah guru dan karyawan yang hadir 103 orang dan siswa 93 anak. Sementara di SMP Al Azhar Syifa Budi, jumlah guru dan karyawan yang hadir 39 orang dan siswa 12 anak.

Pada kesempatan sebelumnya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menyampaikan para siswa dan guru akan mengikuti kegiatan uji swab. Setelahnya mereka akan mengikuti KBM selama 14 hari.

"Jadi sekolahnya nanti 14 hari, baru ganti orang, terus di-swab atau rapid test lagi. Selama masa inkubasi 14 hari itu bagaimana, ada perkembangan klaster enggak. Karena virus itu mendeteksinya susah, caranya ya di-swab itu," ujar Rudy, Selasa (27/10).

Jika tidak muncul klaster, lanjut Rudy, berarti tidak diperlukan uji swab lagi. Sehingga bisa dikatakan tidak ada siswa yang terpapar. Namun, lanjut Rudy, setelah 14 hari sekolah dilakukan swab atau rapid test lagi tidak ada yang terpapar dipastikan aman. Setelah 14 hari tersebut, 140 siswa lainnya yang akan menggantikan juga dilakukan swab. Demikian seterusnya hingga menurun ke kelas VIII.

Meski terdapat tiga sekolah yang melakukan simulasi, namun Pemkot Solo akan melakukan KBM tatap muka secara serentak pada Januari 2021. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, jumlah siswa yang mengikuti KBM tatap muka hanya 50 persen.

Rekomendasi