Mendikbud: Di Masa Krisis, Lilin-lilin Pancasila Menerangi Kegelapan

"Kalau kita melihat sekeliling kita dengan lebih peka, kita bisa melihat begitu banyak pahlawan Pancasila yang menyalakan lilin-lilin kemanusiaan di lingkungan masing masing," ungkap Nadiem.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Mendikbud: Di Masa Krisis, Lilin-lilin Pancasila Menerangi Kegelapan
Mendikbud Nadiem Makarim. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi hadirnya pahlawan di tengah pandemi Covid-19. Mereka adalah para tenaga medis, relawan mahasiswa, pemerintah, para pemuka agama, seniman se-Indonesia, pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua serta seluruh stakeholder pendidikan dan kebudayaan.

"Di masa krisis, lilin-lilin Pancasila menerangi kegelapan di mana-mana," tutur Menteri Nadiem, dalam rekaman video pidato Hari Kesaktian Pancasila, di Jakarta, Rabu (30/9).

Nadiem mengatakan sejarah dan pengorbanan para pahlawan tidak bisa dilupakan. Apalagai bisa disadari bahwa kesaktian Pancasila masih mendarah daging di generasi bangsa.

Walaupun diperingati saat pandemi ini, Nadiem mengatakan momen kali ini adalah sebuah ujian untuk ketangguhan rakyat. Dia menjelaskan masyarakat mengenal Pancasila sebagai falsafah negara dan ideologi bangsa.

"Pancasila sebagai pusaka negara Indonesia, harus menyala di hati kita masing-masing, dalam setiap perbuatan kecil dan besar yang kita lakukan bagi sesama," ungkap Nadiem.

Nadiem mengatakan nilai-nilai Pancasila dijalankan oleh masyarakat Indonesia agar keluar dari krisis akibat pandemi.

"Kalau kita melihat sekeliling kita dengan lebih peka, kita bisa melihat begitu banyak pahlawan Pancasila yang menyalakan lilin-lilin kemanusiaan di lingkungan masing masing," ungkap Nadiem.

Rekomendasi