Sepasang kekasih, LAS (27) dan DAF (26) membunuh dan memutilasi jasad Rinaldy Harley Wismanu. Potongan tubuh dimasukkan ke dalam koper dan ransel.
Reka adegan atau rekontruksi mengungkap cara pelaku menghilangkan jejak. Keduanya, menaburkan kopi dan parfum ke potongan tubuh korban yang telah dimasukkan ke dalam koper dan ransel. Untuk menghilangkan bau busuk.
Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil rekonstruksi yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jumat (18/9).
"Adegan 29 dia membawa koper dan ransel yang berisikan potongan tubuh korban," ujar penyidik saat gelar rekonstruksi.
Dari hasil rekontruksi saat tersangka Fajar sampai ke apartemen, lantas pelaku lantas menuangkan bubuk kopi dan menyemprotkan parfum ke dalam koper dan ransel berisi potongan tubuh korban. Hal itu dilakukan guna menghilangkan bau.
"Adegan 33a dia menaburkan kopi di ransel dan koper tersebut termasuk koper sebelumnya. Adegan 33b dia juga menyemprotkan pengharum ruangan ke dalam tas dan ransel," kata penyidik.
Advertisement
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana menjelaskan, kasus pembunuhan disertai mutilasi ini bermula dari perkenalan korban dengan salah satu tersangka LAS (27) di sebuah aplikasi chatting. LAS kemudian mengajak korban bertemu di sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Saat itu, korban tak menolak. Keduanya pun menyewa salah satu unit apartemen selama enam hari.
Nana mengatakan, kekasih tersangka berinisial DAF masuk diam-diam ke unit apartemen yang disewa oleh korban dan LAS pada 9 September 2020. DAF bersembunyi dalam kamar mandi.
Nana mengatakan, DAF sudah membawa pisau dan batu yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban.
Nana menerangkan, jasad korban kemudian dimutilasi menjadi beberapa bagian. Potongan tubuhnya dimasukkan ke dalam kantong plastik dan ditaruh ke dalam dua koper besar. Koper yang berisikan potongan tubuh korban kemudian dibawa ke Apartemen di Kalibata City.
Keduanya dipersangkakan melakukan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com