Warga Serpong Garden semakin menguatkan kekompakan dengan kegiatan Jumat Berkah. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu warga setempat yang terimbas pandemi Covid-19. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan warga setempat bisa mengurangi kontak dengan warga dari luar.
Kegiatan Jumat Berkah sudah ada sejak tahun 2018. Awalnya kegiatan ini hanya membantu warga yang baru pulang dari mesjid atau salat jumat. Kini kegiatan Jumat Berkah semakin digencarkan, mulai dari menjual sayur hingga menjual makanan.
Semua kegiatan ini dilakukan oleh warga Serpong Garden untuk mengurangi kontak dengan warga dari luar dan perekonomian bisa tetap berjalan.
"Ada yang jual sayur, nanti ada juga yang di sayur itu ada yang jual bahan buat lauknya, jadi nanti warga lain yang membeli dan dia juga menjual ke warga lainnya juga. Jadi ada yang jual mateng, ada yang jual mentah," kata ibu RT Serpong Garden Green Harmony, Nuk Buntari, dalam program Berani Berubah hasil kolaborasi SCTV, Indosiar, Liputan6.com dan merdeka.com, Senin (21/9).
Ibu Nuk Buntari menceritakan awal kegiatan ini dilakukan. Berawal dari cerita warga yang ingin mengurangi kontak dengan warga luar. Dia khawatir dengan kondisi pandemi yang semakin mengkhawatirkan. Akhirnya ditemukan jalan keluar, dibentuk kegiatan Jumat Berkah. Warga setempat bisa berbelanja tanpa khawatir kontak langsung dengan warga luar, dan perekonomian tetap berjalan.
"Jadi kita nggak perlu keluar komplek lagi, cukup di dalam komplek semuanya sudah tersedia," kata ibu Nuk Buntari.
Ibu Nuk Buntari dan warga setempat menyadari pentingnya bekerja sama di masa pandemi ini. Karena tidak semua warga bernasib beruntung. Beberapa warga kehilangan mata pencaharian imbas pandemi ini.
"Jadi kita nggak merepotkan warga, tujuannya kita nggak merepotkan warga, terus warga
tetap bisa berdonasi," kata ibu Nuk Buntari.
Tidak hanya kegiatan Jumat Berkah, ada satu kegiatan yang baru dilakukan, yakni kegiatan Bank Sampah. Kegiatan ini dilakukan dengan sistem donasi. Jadi, bagi warga yang sudah memilah sampah dengan benar, maka akan diberikan hadiah. Kegiatan Bank sampah dilakukan tiap dua minggu sekali untuk pengumpulan sampah dan penyetoran ke pelapak sampah.
Dengan adanya kegiatan Jumat Berkah dan Bank Sampah ini, warga semakin kompak dan sadar dengan kondisi tetangganya. Komunikasi semakin erat dan kepedulian antar warga semakin kuat.
"Karena dari kepedulian itu kita bisa ciptakan harmoni, kita bisa survive," tutup ibu Nuk Buntari.
Advertisement