Lift Jatuh Dibangun Sendiri Oleh Ketua DPRD DIY

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan, bahwa lift yang dipakai tersebut bukanlah bagian inventaris dari gedung DPRD DIY. Lift tersebut adalah lift sementara yang dibuat pribadi oleh Ketua DPRD DIY, Nuryadi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lift Jatuh Dibangun Sendiri Oleh Ketua DPRD DIY
Lift di Gedung DPRD DIY. ©Istimewa

Ketua DPRD DIY, Nurhadi dan pimpinan Komisi D, Dwi Wahyu mengalami kecelakaan di lift DPRD DIY, Selasa (15/9). Keduanya jatuh dari lantai 2 ke lantai 1 Gedung DPRD DIY.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan, bahwa lift yang dipakai tersebut bukanlah bagian inventaris dari gedung DPRD DIY. Lift tersebut adalah lift sementara yang dibuat pribadi oleh Ketua DPRD DIY, Nuryadi.

"Lift ini sebenarnya hanya lift sementara dan tidak dibiayai APBD, itu (dibuat) dari Pak Ketua sendiri. Beliau perlu lift karena tidak bisa naik turun tangga dengan sering," ujar Huda.

Terkait kecelakaan tersebut, Huda menilai karena lift sementara maka standarisasinya kurang sesuai. Paska insiden jatuhnya lift, kata Huda, lift akan dibongkar dan diganti dengan standar yang sesuai.

"Karena sementara standarisasinya kurang. Untuk lift wajib dibongkar karena hanya bersifat sementara, lift itu baru tapi standarnya mungkin kurang. Karena itu ke depannya akan saya minta barang-barang yang ada di DPRD harus sesuai standar," ungkap Huda.

Huda menceritakan insiden yang menimpa Nuryadi dan Dwi Wahyu ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya, lanjut Huda akan turun dari lantai 2 ke lantai 1 untuk mengikuti rapat paripurna.

Saat akan turun menggunakan lift, tali penahan lift putus. Sehingga lift yang dipakai pun jatuh dari lantai 2 ke lantai 1.

"Kejadian sekitar jam 10 (pagi). Jadi Pak Ketua (Nuryadi) naik lift berdua sama Mas Dwi Wahyu. Terus beliau naik lift, mau turun untuk paripurna dan tiba-tiba liftnya jatuh. Jadi putus talinya (lift), posisinya dari atas (lantai 2) turun tadi," rinci Huda.

Rekomendasi