Dokter di Medan yang meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19 bertambah. Teranyar, dr Ifan Eka Syahputra SpA (52), yang menjadi korban pandemi ini.
Berpulangnya dr Ifan dibenarkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL. "Benar. Saat ini sudah 12 dokter di Medan yang meninggal dunia karena Covid-19," katanya, Jumat (11/9).
Dia memaparkan, dr Ifan meninggal dunia di RSU Bunda Thamrin, Kamis (10/9) sekitar pukul 10.23 WIB. Semasa hidup, dokter spesialis anak ini bertugas di RSI Malahayati, RSU Bunda Thamrin, dan RS Bhayangkara Medan. Dia dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik oleh keluarga pasien maupun sejawat.
"Beliau senior saya yang baik hati, ramah, rajin beribadah, dan selalu mengutamakan kepentingan pasien anak dan masyarakat," kata Wijaya.
Wijaya tidak tahu pasti dari mana dr Ifan tertular virus corona. Namun, dia kembali mengingatkan bahwa tenaga medis sangat berisiko terpapar. Apalagi jika dia juga memberi pelayanan di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.
"Kecuali gedungnya berbeda, sehingga lalu lintas IGD dan lift juga berbeda," sebutnya.
Karena itu, lanjut Wijaya, IDI terus menganjurkan agar rumah sakit yang ada di kota Medan segera diklasifikasi. "Mana yang khusus menangani pasien Covid-19 dan mana yang menangani pasien non-Covid-19, kecuali RS-nya punya gedung yang berbeda," tegasnya.