Wagub Akpol Tegaskan Hanya Terima Calon Taruna Sehat Jasmani-Rohani

Terkait peristiwa yang ramai di Twitter, Agus mengatakan yang berhak memberi tanggapan adalah Kapolda Kepulauan Riau selaku ketua panitia daerah penerimaan calon taruna/taruni Akpol Batam.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Wagub Akpol Tegaskan Hanya Terima Calon Taruna Sehat Jasmani-Rohani
Pintu masuk akpol Jalan Sultan Agung Kota Semarang. ©2017 merdeka.com/parwito

Ramai diperbincangkan di media sosial Twitter ada calon taruna Akpol (Akademi Kepolisian) di Kepulauan Riau lolos seleksi. Padahal ia masuk dalam peringkat satu. Ia tereliminasi karena hasil tes swab nya terkonfirmasi positif Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) RI Brigjen Agus Salim menegaskan pihaknya hanya menerima calon taruna maupun taruni yang diterima untuk menempuh pendidikan harus memenuhi unsur sehat jasmani dan rohani.

"Catar (calon taruna) yang kita terima tentunya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani," ujar Agus saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (7/8).

Terkait peristiwa yang ramai di Twitter, Agus mengatakan yang berhak memberi tanggapan adalah Kapolda Kepulauan Riau selaku ketua panitia daerah penerimaan calon taruna/teruni Akpol Batam.

"Kalau kami di Akpol hanya menerima catar yang sudah lulus panpus (panitia pusat) untuk dididik di Akpol," ujar Agus.

Kendati demikian, Agus tetap memberikan semangat kepada calon taruna/taruni yang telah memenuhi syarat namun gagal menempuh pendidikan di Akpol pada tahun ini.

Dia menyarankan agar mereka berkonsultasi dengan panitia daerah setempat untuk meminta prioritas pada pelaksanaan penerimaan calon taruna/taruni Akpol tahun depan.

"Untuk catar yang sudah penuhi syarat dan tidak diberangkatkan ke Akpol jangan patah semangat, konsultasikan dengan panda (panitia daerah) setempat dan minta prioritas untuk tahun depan, karena sesungguhnya kegagalan adalah sukses yang tertunda," ucap Agus.

Sebelumnya, unggahan akun Twitter @siap_abangjagoo tengah ramai menjadi bahan perbincangan. Akun tersebut menceritakan gugurnya seorang Calon Taruna (catar) setelah dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19 atas hasil pemeriksaan swab.

Belum diketahui siapa nama calon taruna Akpol dengan peringkat satu tingkat provinsi Kepulauan Riau tersebut. Namun, ia dinyatakan gugur karena hasil pemeriksaan di RS Bhayangkara setempat menyatakan positif.

Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Harry Goldenhart membenarkan hal itu. Dia mengatakan, calon Taruna Akpol di wilayahnya yang tak bisa masuk karena positif Corona.

"Memang betul ada petunjuk dari Mabes. Sudah ada aturan bagi mereka yang hendak tes masuk pusat (Akpol) itu harus dilakukan tes swab. Apabila dinyatakan positif dia tak diberangkatkan," katanya saat dikonfirmasi.

Dalam akun itu, pemuda yang dinyatakan tak lulus mengaku kalau sudah periksa dan dinyatakan negatif. Namun, Harry menegaskan, pihaknya mendapatkan hasil yang resmi.

"Hasil yang resmi dikeluarkan dari Kementerian Kesehatan. Kan yang resmi itu. Kalau ada lembaga lain yang bukan ditunjuk dari Kementerian Kesehatan ya nggak bisa," tegasnya.

Rekomendasi