Survei: 72 Persen Warga Yakin Kartu Prakerja Bermanfaat

Pelatihan skill yang paling diminati oleh responden adalah pelatihan yang menunjang kemandirian agar bisa membuka usaha sendiri. Jika responden diberi kesempatan memilih lebih dari satu pelatihan yang ingin diambil, tampak bahwa pelatihan yang menjadi favorit responden adalah soal kewirausahaan (42,2%).

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Survei: 72 Persen Warga Yakin Kartu Prakerja Bermanfaat
Kartu Prakerja Segera Dibuka, Ini 7 Platform Pelatihan Digital yang Bisa Digunakan. ©2020 Merdeka.com

Lembaga Cyrus Network melakukan survei terkait program kartu prakerja. Hasilnya, 37,6 persen pernah mendengar atau mengetahui tentang program kartu Prakerja.

Dalam survei itu, menyatakan sebagian besar masyarakat mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah menunaikan janji kampanye Presiden Jokowi ini.

Dari jumlah itu, 72 persen yakin terhadap manfaat kartu Prakerja. 29,4 Persen sangat yakin dan 42,5 persen.

Pengamat Kebijakan Publik, Riswanda yang dilibatkan sebagai tim ahli dalam penelitian ini menjelaskan, keputusan pemerintah melucurkan Kartu Prakerja dianggap tepat oleh sebagian besar masyarakat. Sekitar 69 persen menganggap keberadaan kartu prakerja pada masa pandemi ini sudah tepat. 42,5 Persen yakin dan 27 persen sangat yakin.

Sebab masyarakat mulai sadar peningkatan skill dan keterampilan tenaga kerja untuk menyongsong lapangan kerja baru yang mungkin tercipta pada masa pasca-pandemi sangat penting. Sebanyak 83 persen responden menganggap peningkatan skill selama masa wabah ini perlu dilakukan yakni 51,4 persen menilai sangat penting. Sementara 32,2 persen penting.

Pelatihan skill yang paling diminati oleh responden adalah pelatihan yang menunjang kemandirian agar bisa membuka usaha sendiri. Jika responden diberi kesempatan memilih lebih dari satu pelatihan yang ingin diambil, tampak bahwa pelatihan yang menjadi favorit responden adalah soal kewirausahaan (42,2%), pelatihan keuangan (37,6%), pelatihan pertanian dan perikanan (25,1%), dan pelatihan memasak dan membuat kue (14,6%).

Pelatihan-pelatihan skill yang berujung pada memandirian berusaha ini jauh lebih diminati dibandingkan keterampilan-keterampilan yang lebih canggih seperti programmer computer (5,4%) atau IT dan analytic (3,7%).

Sementara itu, meskipun sempat menuai polemik soal kementerian mana yang harusnya ditunjuk Presiden, namun masyarakat sebenarnya menganggap penunjukan Kemenko Perekonomian menjalankan program kartu Prakerja sudah tepat, 63 persen responden menyatakan hal itu. 37 Persen tepat dan 26 persen sangat tepat.

Sementara itu, 60 persen responden (40,2% yakin, 20,7 % sangat yakin) bahwa program ini akan berhasil mengingat animo pendaftaran kartu Prakerja setiap gelombangnya semakin meningkat.

Menurut Riswanda, ada beberapa catatan yang menjadi temuan survei ini untuk perbaikan pelaksanaan Kartu-Prakerja ke depan.

"Dari sisi kemudahan akses pendaftaran terhadap Kartu Prakerja sepertinya masih harus ditingkatkan lagi. Sejauh ini 51 persen responden menganggap proses pendaftaran kartu Prakerja itu tidak mudah. Selain itu, separuh responden yang mengetahui program ini (49%) juga menganggap informasi soal siapa saja penerima kartu prakerja tidak terbuka, "ujar Riswanda.

Survei ini dilaksanakan oleh Cyrus Network pada tanggal 16-20 Juli 2020, secara tatap muka. Survei ini mencuplik responden sebanyak 1230 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Margin of error survei ini adalah sebesar +/- 2,85%.

Rekomendasi