Editor Metro TV Yodi Prabowo (26) ditemukan tewas di samping tembok Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia ditemukan tidak bernyawa oleh warga sekitar pada Jumat (10/7) lalu, sekitar pukul 11.45 Wib.
Pemimpin Redaksi Metro TV Arief Suditomo mengatakan, Yodi bukanlah seorang tipe karyawan yang problematik. Sehingga, ia belum pernah mendengar jika korban mempunyai masalah.
"Beliau jauh di bawah saya sehingga yang saya kenal adalah orang-orang yang mendapatkan report dari beliau. Jadi saya tidak pernah mendengar pernah adanya masalah sama sekali. Karena ini bukan tipe-tipe karyawan yang problematik," kata Arief di Polda Metro Jaya, Jumat (24/7).
Selain itu, terkait kasus tewasnya Yodi sendiri ia mengaku belum adanya hasil akhir. Hal ini diungkapkan usai menemui polisi Polda Metro Jaya, karena memang diminta untuk hadir.
"Kami dari pihak Metro TV pernah berkomunikasi dan kali ini yang kami diminta hadir. Belum, (ada hasil akhir). Karena pihak Polda yang akan merilis. Tapi apakah akan berakhir di sini, saya belum bisa kasih informasi yang lebih detil," jelasnya.
"Mereka tidak menyampaikan report sih ya lebih kepada hanya silahturahmi saja. Tapi, ya berkait materi yang terkait dengan penyelidikan sama sekali enggak," sambungnya.
Ia pun meminta kepada aparat kepolisian agar kasus tersebut dapat segera dituntaskan. Karena, kasus ini sudah berjalan lebih dari dua pekan.
"Kami berharap mereka bisa menuntaskan karena banyak hal yang pada akhirnya ditunggu oleh publik kan. Jadi ini merupakan salah satu hal yang posisi kami di Metro Tv dam temen-temen sama pada dasarnya," ungkapnya.
"Kita ingin mendapatkan finalisasi yang pada akhirnya bisa memberikan apa, situasi ini selesai dan keadilan diberikan dan semua sudah bisa melanjutkan kehidupan. Kurang lebih seperti itu, yang pada akhirnya kita inginkan," tutupnya.
Advertisement
Kronologi Jasad Ditemukan
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul, mengatakan jasad Yodi ditemukan siang tadi pukul 11.45 Wib. Sejumlah saksi lebih dulu melihat motor terparkir di sebuah warung bensin dengan keadaan mesin dingin tetapi tak terlihat ada pemiliknya. Motor itu ada di lokasi pada Rabu (8/7) dini hari pukul 2 malam.
"Saksi 2 memanggil saksi 1 untuk menghubungi pihak Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan untuk membawa motor korban ke Polsek Pesanggrahan," kata Fajrul saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).
Selang dua hari berikutnya, salah satu saksi mendapatkan informasi dari tiga orang anak kecil yang sedang bermain layang-layang menemukan jenazah korban di pinggir jalan tol tersebut.
"Pada, Jumat 10 Juli 2020 Pukul 11.00 Wib saksi 1 di beritahu 3 anak kecil yang bermain layangan di pinggir TOL JORR bahwa ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak," ujarnya.
"Langsung saksi 1 bergegas melihat tempat tersebut untuk memastikan dan setelah melihat kebenarannya saksi 1 menghubungi Polsek Pesanggrahan untuk ditindak lanjuti," sambungnya.
Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi dan diduga milik korban yakni KTP, NPWP, ATM Mandiri, Motor Beat warna putih nomor polisi B 6750 WHC, 3 STNK, uang Rp 40 ribu, helm, jaket serta tas.