Dua istri Didi Kempot, Saputri dan Yan Vellia bertemu di salah satu hotel di Jalan Adi Sucipto, Colomadu, Solo, Kamis (10/7) malam. Mereka kompak dan duduk bersama menghadiri konferensi pers pagelaran musik Tribute to Didi Kempot 'Ambyar Tak Jogeti'.
Kepada wartawan, istri pertama maestro campursari, Saputri, mengaku lega setelah usai bertemu Yan Vellia. Wanita asal Ngawi, Jawa Timur tersebut, baru sempat bertemu dan ngobrol dengan penyanyi asal Semarang tersebut. Pertemuan dengan istri ketiga tersebut dilakukan agar arwah mendiang suaminya tenang di sana.
"Alhamdulillah, sekarang sudah lega. Ini demi almarhum biar tenang di sana dan demi anak-anak. Mohon doanya agar mereka nanti jadi anak Saleh, salehah dan pinter sekolahnya," katanya.
Menurut Saputri, pesan tersebut pernah disampaikan suaminya sebelum meninggal. Diantaranya agar menjaga anak-anak sehingga pinter sekolahnya.
Ditemui dalam kesempatan sama Yan Vellia mengaku belum pernah bertemu Saputri. Menurut dia, selama ini komunikasi hanya dengan kuasa hukum. Hal tersebut dikarenakan kesibukan Saputri.
"Selama ini komunikasi saya dengan kuasa hukum Bunda Putri, karena beliau masih ada urusan. Suatu saat nanti pasti kami akan silaturahmi untuk berembuk masalah lain," katanya.
Faisol, pengacara Saputri menyampaikan, pertemuan Saputri dan Yan Vellia dilatarbelakangi dukungan untuk mewujudkan mimpi mendiang Didi untuk menggelar konser di SUGBK.
"Mas Didi pengin agenda Konser di GBK memecahkan rekor dunia, saya saksinya. Ini tema kami di sini semuanya, tujuannya bersama-sama mewujudkan impian almarhum," katanya.
Sementara itu PT. Garindo Media Tama selaku promotor konser pagelaran musik Tribute to Didi Kempot “Ambyar Tak Jogeti” memastikan konser tersebut bakal digelar di Gelora Bung Karno, 14 November 2020. Konser akan menghadirkan Lord Didi Kempot lewat Hologram dan sejumlah artis pendukung.