Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei

Rekonstruksi itu rencananya akan dilakukan di depan Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya. Ia juga belum bisa memastikan apakah rekontruksi ini akan digelar di lokasi lain atau tidak.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei
Polisi Rilis Kasus John Kei. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berencana menggelar rekonstruksi penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap kelompok Nus Kei. Sebelumnya, polisi telah menggelar pra-rekontruksi pada 24 Juni 2020.

"Hari ini dari Subdit Jatanras akan melaksanakan rekonstruksi terkait kasus John Kei," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (6/7).

Rekonstruksi itu rencananya akan dilakukan di depan Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya. Ia juga belum bisa memastikan apakah rekonstruksi ini akan digelar di lokasi lain atau tidak.

"Nanti (rekontruksi) di depan Dit Tahti Polda Metro Jaya," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan kronologi penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 30 Orang diamankan termasuk John Kei.

Kasus ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"1 Meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan 4 jari berinisial AR," kata Nana di Polda Metro, Senin (22/6).

Nana melanjutkan, di hari sama, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake Kluster Australi. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

"Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi," katanya.

Rekomendasi