Gelar Ibadah Minggu, Gereja di Palu Atur Jarak Duduk Jemaat

Selanjutnya, jemaat yang akan mengikuti ibadah diperiksa tubuhnya dengan menggunakan alat pengukur suhu tubuh memastikan mereka dalam kondisi kesehatan yang normal dan diperbolehkan untuk beribadah bersama dengan jemaat lainnya.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Gelar Ibadah Minggu, Gereja di Palu Atur Jarak Duduk Jemaat
Suasana ibadah di salah satu gereja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.. ©2020 Merdeka.com

Mayoritas gereja yang ada di Palu, Sulawesi Tengah sudah kembali menggelar ibadah minggu seperti biasa. Kali ini, protokol kesehatan terhadap para jemaat diterapkan secara ketat.

Sebelum pelaksanaan ibadah petugas gereja berdiri di pintu masuk dan mengarahkan setiap warga jemaat yang datang untuk melakukan berbagai kegiatan protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah melalui Satgas Gugus Covid-19.

Seperti terlihat di Gereja Sidang Jemaat Allah Kalvari Palu yang terletak di bilangan jalan Tanjung Manimbaya itu petugas yang telah disiapkan mengarahkan jemaat untuk terlebih dahulu menuju tempat yang sudah disediakan mencuci tangan.

Selanjutnya, jemaat yang akan mengikuti ibadah diperiksa tubuhnya dengan menggunakan alat pengukur suhu tubuh memastikan mereka dalam kondisi kesehatan yang normal dan diperbolehkan untuk beribadah bersama dengan jemaat lainnya.

Selama berada di dalam ruangan, jemaat juga wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. "Kita sudah mengatur jarak duduk jemaat dalam satu kursi panjang tiga meter, hanya boleh ditempati dua orang," kata Pendeta Soni, salah satu staf pastoral di gereja tersebut, Minggu (5/7).

Selanjutnya, jumlah jemaat pun dibatasi. Karena itu, kursi yang disediakan hanya dibatasi dua orang untuk menjaga jarak agar mereka tidak bersentuhan.

Juga jemaat dan semua pelayanan tetap tidak diperbolehkan untuk berjabat tangan. Hal itu semata-mata untuk mencegah penyebaran virus corona dimasa tatanan kehidupan baru atau normal baru.

Dia juga menambahkan sehari sebelumnya, pihak gereja melakukan penyemprotan di dalam maupun halaman gereja untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal yang sama juga terlihat di Gereja Bala Keselamatan (BK) Korps II Palu. Salah seorang jemaat, Karya mengatakan pelaksanaan ibadah sudah kembali berjalan normal setelah beberapa bulan terakhir masa pandemi, hanya dilaksanakan di rumah-rumah jemaat.

"Tadi pagi pukul 05.00 Wita, kami sudah beribadah kembali di gereja," kata dia.

Pelaksanaan ibadah, kata dia, dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19. Semua jemaat maupun para pelayan wajib menjalankan protap kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah.

Seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan mengukur suhu tubuh sebelum masuk ke gedung gereja dan mengikuti ibadah.

Karya mengatakan sangat gembira karena pemerintah sudah membuka kembali kegiatan ibadah di setiap rumah ibadah, termasuk gereja.

Namun, ia juga meminta masyarakat tetap mematuhi semua aturan dan larangan pemerintah yang sudah ditetapkan dalam protokol kesehatan Covid-19. Seperti diberitakan Antara.

Rekomendasi