Mabes Polri Bantah Kebocoran Data Internal Polisi

Karopenmas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono memastikan tak ada kebocoran data internal anggota kepolisian. Menurut penelusuran tim cyber Polri, kabar hoaks itu disebar pertama kali oleh sebuah akun bernama @secgron.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Mabes Polri Bantah Kebocoran Data Internal Polisi
Kombes Pol Awi Setiyono. ©2016 merdeka.com/adriana megawati

Karopenmas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono memastikan tak ada kebocoran data internal anggota kepolisian. Menurut penelusuran tim cyber Polri, kabar itu disebar di media sosial.

"Terkait screenshot database anggota Polri yang tersebar di media sosial, perlu kami sampaikan bahwa hal tersebut merupakan kebohongan atau hoaks yang tidak terbukti," yakin Brigjen Awi dalam siaran pers diterima, Selasa (16/6).

Karenanya, Polri mencari pemilik nyata akun tersebut. Tujuannya, untuk menggali motif untuk sebenarnya tindakan tersebut dilakukan.

"Jadi sampai dengan saat ini Dittipidsiber masih melakukan pendalaman dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta motif dari penyebar hoaks database anggota Polri tersebut," jelas Brigjen Awi.

Polri meyakini, data yang ditampilkan penyebar hoaks ini divalidasi dengan variabel keanggotaan yang digunakan. Karenanya didapati bahwa, hal itu berbeda dengan yang digunakan SSDM Polri.

"Polri sudah memastikan bahwa tidak ada pembobolan data SIPP (sistem informasi personel Polri) karena variabel screenshot yang beredar di media sosial tidak sama dengan yang digunakan oleh SSDM Polri saat ini," Awi menandasi.

Sebelumnya diberitakan, akun @secgron secara terang menyebut nama akun @DivHumas_Polri. Dia memberi peringatan bahwa data base dimiliki Polri telah diretasnya.

“Halo @DivHumas_Polri saatnya berbenah. Seseorang mengklaim sudah berhasil membobol data seluruh anggota Polri. Orang ini kemudian dengan mudahnya bisa mengakses, mencari dan mengganti data anggota Polri tersebut. Contohnya ini, baru mutasi ke Densus 88 eh datanya udah bocor,” cuit akun tersebut, Senin 15 Juni 2020.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi