Banyak Orang Nongkrong, Dinkes Solo Rapid Test di Pasar Klithikan

Sekitar 50 orang untuk dilakukan rapid test. Tak hanya pedagang, namun juga pembeli serta siapapun yang datang ke pasar tersebut.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Banyak Orang Nongkrong, Dinkes Solo Rapid Test di Pasar Klithikan
Pasar Klithikan Notoharjo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Dinas Kesehatan Kota Solo menyiapkan rapid test di Pasar Klithikan Notoharjo, Semanggi, Pasarkliwon. Rapid test di pasar yang dihuni ratusan eks PKL Banjarsari tersebut mendesak dilakukan karena sering menimbulkan kerumunan.

"Kita prioritaskan untuk pasar klithikan Notoharjo untuk dilakukan rapid test. Karena kalau pagi sangat ramai, banyak yang nongkrong di sana," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Siti Wahyuningsih, Senin (15/6) malam.

Siti mengatakan, pihaknya memprioritaskan sekitar 50 orang untuk dilakukan rapid test. Tak hanya pedagang, namun juga pembeli serta siapapun yang datang ke pasar tersebut.

"Kita a cake nanti, termasuk orang-orang yang nongkrong di sana. Ini untuk pertama kali kita lakukan di sana," katanya.

Siti menambahkan, jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di banding pasar lainnya yang telah dilakukan rapid test. Ia bersyukur dari sejumlah pasar yang dilakukan rapid test, tidak satupun hasil swab-nya yang dinyatakan positif. Meskipun di beberapa pasar hasil rapid test ada yang dinyatakan reaktif.

"Sekarang ini kan banyak klaster baru dari pasar di beberapa kota. Tapi alhamdulillah di Solo tidak ada," jelasnya.

Sementara itu berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan kepada sekitar 700 ASN dan pegawai Pemkot Solo beberapa hari lalu, 8 orang dinyatakan reaktif. Pada hari pertama 7 orang reaktif dan 1 orang reaktif pada hari kedua.

"Hasil swab-nya belum bisa kami sampaikan hari ini. Mudah-mudahan semuanya negatif," pungkas Siti.

Pemerintah Kota Solo pernah menutup sementara lokasi jual beli pedagang oprokan di Pasar Notoharjo, Pasarkliwon, Solo. Penutup berlaku 3 hari, mulai 14-16 Mei 2020. Ribuan orang yang terlibat jual beli saat pagi buta terpaksa harus libur.

Penutupan sementara pasar tersebut dikarenakan banyaknya pengunjung maupun pedagang yang tidak mengenakan masker.

Rekomendasi