Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, hingga kini telah ada 237.947 orang telah menjalani pemeriksaan terkait dengan Virus Corona atau Covid-19 pada laboratorium yang aktif di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 210.398 di antaranya dinyatakan negatif.
Menurutnya, dalam pemeriksaan itu, saat ini pihaknya telah menggunakan dua metode yakni, Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) di laboratorium yang aktif.
"Sampai dengan hari ini kami sudah periksa 237.947 orang diperiksa dan 210.398 negatif," kata Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (2/6).
Dari total itu, 234.813 orang telah dilakukan pemeriksaan melalui metode RT-PCR, sementara TCM sebanyak 3.134 orang. Sementara untuk hasil negatif sebanyak 207.945 orang didapati dari pemeriksaan RT-PCR dan sedangkan pada metode TCM ada 2.453 orang.
"Untuk saat ini, jumlah spesimen yang diperiksa per harinya sebanyak 9.049. Hal itu didapatkan dari pemeriksaan di 95 Laboratorium RT-PCR aktif dan 60 Laboratorium TCM. Lalu jumlah laboratorium jejaring berjumlah 180," katanya.
"Sampai dengan saat ini sudah 342.464 spesimen yang telah diperiksa," sambungnya.
Katanya, jumlah itu didapatkan dari jumlah keseluruhan pemeriksaan orang. Angka itu lebih banyak lantaran setiap orang bisa dilakukan pengujian lebih dari satu kali.
Jumlah spesimen yang diperiksa terhitung sejak 1 April 2020. Satu kasus dapat diambil lebih dari satu kali pengambilan dan lebih dari satu jenis spesimen naso/oro/sputum.