BNNP Jateng Gerebek Pabrik Jaringan Malaysia Pasok Sabu ke Pemain Sepak Bola

Dia menyebut dugaan kuat pabrik sabu yang dikendalikan dari Malaysia karena petugas menemukan sejumlah peralatan pengolahan sabu dari negara Malaysia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BNNP Jateng Gerebek Pabrik Jaringan Malaysia Pasok Sabu ke Pemain Sepak Bola
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Pabrik narkoba sabu yang digerebek oleh petugas gabungan BNN di Perumahan Cluster Graha Taman Pelangi Bukit Semarang Baru (BSB), Mijen Semarang dikendalikan oleh jaringan Internasional dari Malaysia. Ada indikasi pabrik sabu di Semarang itu telah menjadi langganan salah satu pemain sepak bola di Lamongan.

"Jadi sindikatnya sudah menyasar ke Jawa Timur. Justru ada dugaan pemakai sabunya salah satunya pemain sepak bola aktif," kata Kasi Intel BNNP Jateng, Kunarto Marzuki, Selasa (19/5).

Dia menyebut dugaan kuat pabrik sabu yang dikendalikan dari Malaysia karena petugas menemukan sejumlah peralatan pengolahan sabu dari negara Malaysia.

"Itu termasuk komplotan narkoba jaringan internasional. Bahan-bahan dikirim dari sana untuk produksi di sini (Semarang), saat ini sedang proses penyelidikan untuk mengetahui pemasok bahan bakunya," jelasnya.

Hingga saat ini rumah yang dijadikan home industry pembuatan narkoba sudah dikosongkan untuk kepentingan penyelidikan. "Rumah sudah dikunci rapat. Barang bukti yang disita prekusor HCL yang dipakai untuk mengolah narkoba. Juga Ada alat asetone serta peralatan produksi, dan banyak bahan kimia cair. Sabu yang sudah jadi 5 kg dibawa ke Surabaya," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada warga perumahan saling aktif mengecek para pendatang baru. "Agar tidak kecolongan dengan masuknya pembuatan narkoba seperti sebelumnya di Halmahera. Warga harus tanggap, setiap ada penghuni baru selalu dicek ulang," ungkap Kunarto Marzuki.

Rekomendasi