Motif Perempuan Dibunuh di Situ Pengalengan Depok Ingin Menguasai Harta Korban

Motif dari pembunuhan tersebut adalah ekonomi. Pelaku ingin menguasai harta korban dengan modus mengajak pergi korban berboncengan dengan motor.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Motif Perempuan Dibunuh di Situ Pengalengan Depok Ingin Menguasai Harta Korban
pelaku pembunuhan di situ pengalengan depok. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Penyidik Polrestro Depok melakukan pendalaman terhadap kematian DN (51) yang mayatnya dibuang di pinggir Situ Pengalengan Depok, Jawa Barat, pada Rabu (15/4). Dari proses pra rekonstruksi diketahui bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan pelaku.

Sejak dari awal mereka sudah membawa senjata tajam untuk merampas harta korban dan menghabisi nyawanya. Motif dari pembunuhan tersebut adalah ekonomi. Pelaku ingin menguasai harta korban dengan modus mengajak pergi korban berboncengan dengan motor.

“Motif utama memang ekonomi, ingin menguasai barang dari korban. Awalnya dia sudah berniat dari awal dia sudah membawa senjata tajam, kemudian berniat dari awal juga sebelum bertemu dengan beberapa korban, dia juga sudah menargetkan walaupun orangnya random,” kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Selasa (28/4).

Modus pelaku adalah mengajak korban yang diketahui memiliki harta. Kemudian korban diajak pergi ke suatu tempat namun di tengah jalan pelaku menyimpang dari tujuan awal. Sebelumnya ada calon korban lain yang diajak pelaku untuk pergi namun ditolak. Kemudian ada calon korban berikutnya dan ternyata mau diajak.

“Ternyata menyimpang dari ajakan awal kemudian berdalih ke TKP ini lalu korban dihabisi dan diambil hartanya,” ucapnya.

Kejahatan Jalanan

Antara pelaku dan korban sudah saling kenal sebelumnya. Korban mau diajak pergi karena dijanjikan akan kencan.

“Ternyata belok ke TKP ini untuk diambil barangnya dan dibunuh,” paparnya.

Pelaku sehari-hari adalah pengamen yang hidupnya kekurangan. Penyidik polisi menduga perampasan itu dilakukan karena terpengaruh kehidupan jalanan.

“Pelaku ini sehari-harinya pengamen. Hidupnya kurang, kami curigai dia juga melakukan kejahatan lain karena hidupnya juga di jalanan. Nanti kita akan dalami, kita masih fokus untuk peristiwa ini. Karena bisa jadi ada kejahatan lain yang tidak besar yang pernah dilakukan,” pungkasnya.

Rekomendasi