Jokowi Larang Masyarakat Mudik, FX Rudy Sebut 'Ya VVIP jangan ke Solo Dulu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memutuskan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang bersikeras ingin mudik di tengah situasi pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Jokowi Larang Masyarakat Mudik, FX Rudy Sebut 'Ya VVIP jangan ke Solo Dulu
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memutuskan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang bersikeras ingin mudik di tengah situasi pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menyarankan pejabat VIP setingkat gubernur atau menteri agar yang tidak pulang ke Solo. Demikian juga untuk VVIP atau setingkat presiden dan wakil presiden, Rudy meminta agar tidak mudik.

"Ya tetap karantina, kalau sudah membuat aturan seperti itu, orang Jakarta jangan ke Solo lah. Biar pun itu VVIP. Kalau yang membuat aturan VVIP, ya VVIP jangan ke Solo dulu. Masa VVIP mau saya karantina di Graha Wisata," kata Rudy kepada wartawan di Solo, Rabu (22/4).

Rudy menilai larangan mudik tersebut sudah terlambat. Menurutnya, saat ini sudah terlanjur banyak perantau yang mudik ke kampung halaman.

"Sudah terlambat, wong sudah pada mudik semua kok," ujar Rudy.

Guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang nekat, Rudy meminta agar pemerintah melarang perjalanan transportasi umum. Dia juga meminta masyarakat melaporkan ketika ada pemudik yang pulang kampung.

"Untuk mengantisipasi yang belum mudik, ya seharusnya transportasi dilarang. Tapi masyarakat sekarang ini juga sudah punya kesadaran. Jadi kalau ada yang nekat mudik pasti akan langsung dibawa ke Graha Wisata," katanya.

Lebih lanjut Rudy menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan rumah karantina untuk pemudik. Bahkan jika ada seorang pejabat yang mudik ke Solo, harus menginap di rumah karantina Graha Wisata Niaga dahulu.

Rekomendasi