Kepolisian membentuk tim khusus untuk mengawal jenazah korban Corona atau Covid-19 yang akan mengikuti proses keamanan. Tim pengawal ini untuk mencegah terulangnya insiden penolakan warga terhadap jenazah.
"Tim terdiri dari anggota pengamanan dan anggota yang siap membantu proses pemakaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Minggu (5/4).
Prosedur ini mulai dijalankan pada pekan lalu. "Mulai hari Kamis sudah jalankan untuk pelaksanaan patroli dan menunjukkan kesiapan Polri dalam antisipasi di kedua TPU di Tegal Alur dan Pondok Rangon," sambungnya.
Sebanyak 60 personel diperbantukan untuk pengawalan, dan dibagi menjadi dua tim.
"Dari masing-masing tim 30 orang disiapkan 4 orang yang gunakan APD yang bertugas membantu pemakaman bila diperlukan oleh pihak makam. Dan 26 orang pengamanan di luar untuk mengimbau dan menghalau masyarakat atau keluarga jenazah yang melakukan penolakan pemakaman," ujarnya.
Hari ini, proses pengawalan jenazah terekam dalam akun twitter TMC Polda Metro Jaya. Lokasi diambil di Tol Jatiwaringin.
"09.42 WIB #Polri melaksanakan pengawalan secara estafet jenazah Covid-19 dengan kijang dari Korlantas Polri di Tol Jatiwaringin, arus lalin terpantau lancar," tulis akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, Senin (6/4).