Seorang kakek berusia 75 tahun, peserta ijtima dunia zona Asia 2020 dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji, Makassar, karena demam tinggi.
Korlap Tim Pengendali Penyebaran Covid-19 RSUD Haji, Makassar, Sahruna menjelaskan, pasien asal Provinsi NTT ini tiba semalam, Rabu (18/3) di rumah sakit pukul 19.00 WITA. Awalnya dirawat di ruang UGD.
"Semalam suhu tubuhnya mencapai 39 celcius, dicurigai karena kelelahan. Usianya juga sudah lanjut, 75 tahun. Sudah mulai membaik, suhu tubuhnya telah normal tapi saat ini tetap dirawat di ruang isolasi sesuai protap," kata Sahruna dikonfirmasi, Kamis (19/3).
Kegiatan ijtima jamaah tabliq berskala dunia itu sendiri kini telah ditunda pelaksanaannya oleh pemerintah untuk mencegah penularan covid-19. Padahal sedianya kegiatan yang juga dihadiri peserta dari belasan negara itu berlangsung hari ini hingga Minggu (22/3). Peserta yang datang juga telah mencapai 8 ribu lebih orang.
Khusus peserta WNA, Pemprov Sulsel bersinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Polda Sulsel melakukan isolasi. Adapun peserta asal Sulsel, satu per satu dipulangkan dengan menggunakan fasilitas kendaraan yang disediakan.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan bupati dan walikota untuk mengisolasi warganya peserta ijtima yang pulang itu selama 14 hari. Sementara peserta dari daerah luar Sulsel ditampung sementara di asrama haji, Sudiang menunggu jadwal pemulangan baik melalui udara maupun laut.