Salahudin Wahid atau akrab disapa Gus Sholah, di mata pengacara Hotman Paris dikenal sebagai sosok tokoh intelektual Islam yang sederhana. Tidak hanya itu, Hotman pun mengaku pernah diberi gelar 'Gus' oleh Gus Sholah.
Hal ini diungkapkan Hotman Paris saat takziah ke Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Ia mengatakan, dia sudah mengenal Gus Sholah selama puluhan tahun lalu. Ia bahkan pernah diundang ke Ponpes Tebuireng untuk memberikan ceramah.
"Saya melayat menghormati almarhum, karena saya pernah juga diundang ke sini untuk memberikan ceramah. Sudah kenal beliau puluhan tahun," kata Hotman, Senin (3/2).
Dia menambahkan, saat momentum itulah dia diberikan gelar oleh Gus Sholah. Gelar yang diberikan adalah 'Gus'. Gus sendiri merupakan sebutan atau gelar dari putra seorang kiai.
"Nama saya ada Gus, diberi gelar sama beliau. Gus Hotman beliau juga yang kasih," tegasnya.
Ia menambahkan, selama ini dia cukup baik dengan keluarga Gus Sholah. Untuk menghormati Gus Sholah, ia pun mengkhususkan diri terbang dari Bali.
"Saya langsung terbang dari Bali, harusnya masih bergoyang-goyang di pantai," katanya.
Lalu bagaimana sosok Gus Sholah? Hotman mengatakan, selain dikenal cukup sederhana ia termasuk tokoh Islam yang pintar, intelektual, akademis dan sangat netral.
"Bayangkan akulah putra pertama Batak Kristen bisa masuk ke pesantren, itulah kehebatan beliau. Karena beliau lebih mengutamakan kasih motivasi kepada santri-santri, begitu. Intelektualnya tinggi, dan netralnya itu tidak pernah memihak manapun, murni objektif," tandasnya.