Perkampungan di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, diterjang banjir dan longsor usai diguyur hujan deras. Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberikan perhatian khusus untuk kejadian tersebut.
Jokowi memerintahkan jajarannya melakukan relokasi warga dari lokasi tersebut. Setidaknya, ada 776 unit rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan longsor.
"Untuk masyarakat yang terkena longsor, untuk mau direlokasi, dipindahkan ke kurang lebih 2 kilometer dari situ," kata Jokowi di Pondok Pesantren La Tansa, Lebak, Banten, Selasa (7/1).
Dia menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun rumah sebagai hunian baru setelah proses relokasi. Hunian akan dibangun di lahan milik PT Perkebunan Nasional, yang jaraknya dua kilometer dari lokasi semula.
"Tadi yang untuk Kabupaten Bogor rumahnya nanti dari Kementerian PU, lahannya tadi lurah dan camat menunjuk lahannya PT P. Kalau lahan PT P berati lebih mudah, pusat lagi," jelas dia.
Advertisement
Jokowi sangat berharap warga korban bencana di Desa Sukajaya mau direlokasi. Proses relokasi, katanya, akan dipersiapkan Bupati Bogor, Ade Yasin.
"Jadi selesai, akan langsung diselesaikan Kementerian PU untuk perumahannya," ucap dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut terdapat sejumlah titik longsor di Kecamatan Sukajaya Bogor. Dia memastikan akan membuka akses jalan yang terisolasi akibat longsor.
"Kemarin kami lihat dari helikopter sangat kelihatan sekali, yang longsor itu bukan hanya puluhan, tapi ratusan. Ini baru pada tahap diselesaikan, dibersihkan, terutama yang terisolir," ujar dia.