Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade membantah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto lembek soal masuknya kapal China ke Perairan Natuna, Kepulauan Riau. Menurutnya, Prabowo sudah bersikap tegas seperti yang disampaikan Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi. Menlu bersikap dengan mengirim nota protes ke pemerintah China.
"Tidak benar Pak Prabowo lembek," ungkap Andre dalam pesan singkat, Senin (6/1).
Sebagai Menhan, kata Andre, Prabowo tentu mempertimbangkan untuk tidak membuat pernyataan yang bisa memperuncing persoalan.
"Tapi tentu beliau tidak mungkin mengeluarkan pernyataan yang memperuncing permasalahan," ujar dia.
Anggota DPR ini menambahkan, sikap tegas Prabowo ditunjukkan dengan mengirimkan pasukan TNI untuk memperketat pengamanan di Natuna.
"Yang jelas beliau sebagai Menhan sudah mengirimkan TNI ke Natuna," tandasnya.
Advertisement
Begitu kapal nelayan China yang dikawal Coast Guard kembali melakukan pelanggaran batas perairan ZEEI, pemerintah Indonesia segera melakukan rapat darurat. Sikap Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan menjadi sorotan.
Jumat (3/1), Prabowo menemui Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk membahas permasalahan yang sedang dihadapi di perairan Natuna. Usai pertemuan tersebut, Prabowo menyebutkan kalau China adalah negara sahabat, dan berupaya untuk menemukan solusi terbaik bagi dua pihak.
"Kita masing-masing ada sikap. Kita harus cari satu solusi baiklah di ujungnya. Saya kira ada solusi baik. Kita selesaikan dengan baik ya, bagaimanapun China negara sahabat," jelas Menhan Prabowo di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta.
Sikap Prabowo terkait persoalan perairan Natuna dianggap terlalu lunak oleh PKS. Lewat juru bicara mereka, Muhammad Kholid, menyayangkan sikap lunak Prabowo.
"Pak Prabowo sebagai Menhan tidak boleh menganggap isu kedaulatan sebagai isu yang enteng. Santai. Sikapnya harus tegas dan punya wibawa. Kalau lembek, santai-santai, maka bangsa ini akan semakin direndahkan oleh bangsa lain karena tidak punya keberanian dalam bersikap," tegas Kholid, Sabtu (4/1).
Di sisi lain, PKS mendukung penuh sikap tegas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang mengirim nota protes ke pemerintah China.
"Pemerintah harus bersikap keras dan tegas, tidak boleh lembek. Meskipun kepada negara sahabat seperti Tiongkok," imbuh Kholid.