Dua pengemudi GrabWheels atau skuter listrik di sekitaran Gelora Bung Karno (GBK) tewas ditabrak mobil, Minggu (10/11) sekira pukul 03.45 Wib. Korban berinisial A dan W. Kedua korban ditabrak oleh DH saat mengemudi dalam keadaan mabuk.
"Kronologisnya adalah pada saat DH ini mengemudikan kendaraan mobil Camry pada saat dia mau menyalip kendaraan mini bus yang ada di depannya di jalan pintu 1 Senayan, pada saat mau menyalip ke arah jalur sebelah kiri ternyata akhirnya menabrak 3 pengendara dari skuter," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengguna skuter listrik untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. Berikut tips aman dari Grab saat mengendarai GrabWheels atau skuter listrik:
Advertisement
Hanya untuk Satu Orang
Skuter listrik hanya bisa digunakan untuk 1 orang dan sudah berusia 18 tahun ke atas. Pengemudi hanya membawa barang kurang dari 100 kilogram dan tidak dalam pengaruh alkohol.
Advertisement
Gunakan Perlengkapan Mengemudi Skuter Listrik
Meski terdengar sepele, namun pengemudi harus menggunakan beberapa perlengkapan penting, seperti helm, baju warna terang dan sepatu tertutup.
Advertisement
Jangan Mengemudi Terlalu Kencang
Mengemudi skuter listrik tidak boleh sembarang. Kecepatan yang digunakan hanya 15 kilometer per jam. Kemudian mendahulukan pejalan kaki, perhatikan lalu lintas, dan harus fokus, tidak menggunakan ponsel selama mengendarai skuter listrik.
Advertisement
Tips Berkendara di Jalan Raya
Jika berkendara di dekat jalan raya, pastikan selalu berkendara di pinggir jalan, dan jangan melawan arah. Namun ketika skuter mati, tuntut skuter saat jalanan curam, jalan tidak rata dan jalanan basah.
Untuk jalur aman bagi pengendara skuter listrik adalah jalur sepeda. "Grab sebenarnya telah menentukan jalur aman untuk mengendarai GrabWheels, yaitu jalur sepeda yang ada di setiap ruas jalan," kata CEO GrabWheels TJ Tham, Rabu (13/11).