Frisca Sitohang, bidan honorer asal Aceh bersama dua anaknya dan satu adik perempuannya terpaksa mengungsi ke Malang. Frisca harus meninggalkan Wamena, tempatnya mengabdikan diri selama 7 tahun.
Frisca masih menunggu suaminya, Abdel Kultum yang tidak terangkut Hercules ke Malang. Sementara waktu dia merasa lega bisa tiba di Malang karena ketegangan di Wamena.