5 Penerbangan di Bandara Kualanamu Dibatalkan Imbas Kabut Asap

Pembatalan penerbangan terpaksa dilakukan karena asap menghalangi jarak pandang di bandara tujuan.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
5 Penerbangan di Bandara Kualanamu Dibatalkan Imbas Kabut Asap
ilustrasi. ©2015 merdeka.com/afif

Sejumlah penerbangan dari Bandara Kualanamu ke bandara-bandara lain di Sumatera terpaksa dibatalkan. Pembatalan disebabkan pendeknya jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga pukul 11.00 Wib, tercatat sudah 5 penerbangan di Bandara Kualanamu yang dibatalkan. Kelimanya yakni Wings Air IW 1296/1297 yang melayani rute Kualanamu-Silangit-Kualanamu, IW 1410/1411 yang melayani rute Kualanamu-Rembele, Takengon, Aceh-Kualanamu, IW 1216/1215 yang melayani Kualanamu-Aek Godang-Kualanamu, IW 1156/1155 yang melayani rute Kualanamu-Ferdinand Lumban Tobing, Pinang Sori, Tapanuli Tengah-Kualanamu, dan IW 1239/1238 yang melayani rute Kualanamu-Pinang Kampai, Dumai-Kualanamu.

Pembatalan penerbangan terpaksa dilakukan karena asap menghalangi jarak pandang di bandara tujuan. "Jarak pandang di bandara tujuan sangat rendah sehingga pesawat tidak dapat di bandara dimaksud," jelas Manager of Branch Communication and Legal Bandara Kulanamu, Wisnu Budi Setianto, Senin (23/9).

Dia memaparkan penerbangan di Bandara Kualanamu terganggu akibat asap karhutla sejak 7 hari lalu atau 16 September 2019. Khusus di Bandara Kualanamu, jarak pandang berdasarkan laporan BMKG, masih berkisar antara 1.200 hingga 1.500 meter dari data BMKG. Jarak pandang ini tetap memungkinkan bagi Bandara Kualanamu yang memiliki instrumen landing.

"Bagi bandara yang memiliki instrumen landing, visibility minimal 800 meter, sedangkan di bandara-bandara kecil yang tidak memiliki instrumen landing, visibility harus 5.000 meter," papar Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Bintang Hidayat.

Kabut asap ini memang berpengaruh besar bandara-bandara kecil di Sumut. Bandara FL Tobing, Pinang Sori, Tapanuli Tengah, misalnya, kemungkinan akan ditutup sementara jika kondisi asap memburuk.

"Jika situasi jarak pandang dan lainnya memburuk, segera akan dilakukan koordinasi dan menerbitkan NOTAM (Notice to Airmen) penutupan Bandara Dr FL Tobing hingga kondisi cuaca cerah kembali," kata Kepala Bandara FL Tobing, Farel Lumban Tobing.

Kemarin, 2 pesawat batal mendarat di Bandara FL Tobing, yakni Garuda dari Jakarta dan Wings Air dari Kualanamu. "Visibility atau jarak pandang, bandara di bawah 2 kilometer," ucap Farel.

Rekomendasi