Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan TNI dan Polri untuk bersinergi mencegah potensi-potensi gangguan keamanan selama bulan Ramadan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai hal tersebut perlu dilakukan agar umat islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin ratas dengan topik 'Persiapan Menghadapi Idul Fitri 1440 H' di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (3/5).
"Saya minta Polri-TNI untuk terus bersinergi melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan penangkapan terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan sehingga umat Islam bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang aman dan nyaman," kata Jokowi.
Dia itu juga mengingatkan agar jajarannya menjaga stabilitas dan ketersediaan harga barang pokok. Kendati ratas ini rutin dilakukan setiap tahun, Jokowi tetap meminta menteri terkait untuk melakukan persiapan dengan detail. Termasuk ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sepanjang jalur mudik.
Selain itu, Jokowi menuturkan saat ini jalan Tol Trans Jawa telah tersambung dari Merak hingga Probolinggo. Menurutnya, keberadaan tol tersebut sangat membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat perayaan Idul Fitri.
"Juga di Sumatera, Tol Trans Sumatera juga beberapa ruas dari Bakauheni mungkin sampai Palembang juga sudah tersambung sehingga ini juga akan memperlancar arus mudik antar wilayah di Sumatera," jelas Jokowi.
Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com