Kabupaten Kutai Barat di Kalimantan Timur, Sabtu (20/4), menggelar pemilu susulan di 6 kecamatan. Untuk Kabupaten Kutai Kartanegara, menyusul 22 April 2018. Sedangkan 2 kabupaten lain seperti Mahakam Ulu dan Berau, juga segera menyusul paling lambat 27 April 2019.
Di Kutai Barat, tercatat ada 20 TPS berbasis daftar pemilih tambahan (DPTb) dengan jumlah 6.684 pemilih. Sedangkan di Kutai Kartanegara, juga menggelar Pemilu susulan di 8 TPS yang ada di 2 kecamatan Tabang dan Marangkayu.
"Kami dikasih waktu KPU Kaltim paling lambat 27 April. Jadi, sudah kita putuskan Pemilu susulan di 2 kecamatan itu hari Senin tanggal 22 April," kata Ketua KPU Kutai Kartanegara Erlyando Saputra, ditemui merdeka.com, di sela acara Silaturahmi Pasca Pemilu, di Kafe Komunitas, Jalan Wolter Monginsidi, Tenggarong, Sabtu (20/4) malam.
Erlyando menerangkan 8 TPS itu terdiri dari 7 TPS di kecamatan Tabang dan 1 TPS di kecamatan Marangkayu. "7 TPS di Tabang tersebar di desa-desa dengan DPTb 1.608 pemilih di antaranya pekerja perkebunan, dan Marangkayu DPTb tercatat 71 pemilih, itu ada di Rig Migas Chevron," ujarnya.
"Posisi logistik saat ini sudah ada di PPK, tinggal didrop ke lokasi. Kalau ke Tabang perlu 3 jam (menggunakan speedboat) kemudian didistribusikan ke desa-desa. Sedangkan di Marangkayu, karena posisinya di laut, maka didrop melalui Loktuan di kota Bontang juga pakai speedboat," tambah Erlyando.
Erlyando sendiri mengakui, KPU Kukar terpaksa menggelar Pemilu susulan lantaran keterlambatan logistik. "Kita utamakan yang terdekat. Karena logistik datang terlambat, kita tidak sanggup drop pas saat pelaksanaan Pemilu 17 April kemarin, ungkap Erlyando.
Kepolisian sendiri, memastikan pengawalan pengamanan distribusi logistik di kecamatan Tabang dan Marangkayu. "Di Tabang misalnya, tentunya kami siapkan pengamanan Pemilu susulan di 7 TPS di Tabang," kata Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar, di kesempatan yang sama.
"Besok (hari ini) kami bergerak ke Tabang. Baik KPU, Bawaslu, dan perwakilan parpol Pemilu di TPS berbasis DPTb itu. Karena jadwalnya, Pemilu susulan digelar 22 April," demikian Anwar.