Ditangkap di Sawah, Pelaku Habisi Ibu dan Anak di Makassar Dipicu Masalah Warisan

Pelaku ditemukan di areal persawahan tempatnya bersembunyi beberapa jam setelah kejadian. Tidak ada perlawanan dari Jumalang alias Jm yang kini diamankan di Mapolrestabes Makassar.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Ditangkap di Sawah, Pelaku Habisi Ibu dan Anak di Makassar Dipicu Masalah Warisan
Warga bakar rumah pelaku penikaman di Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Polisi akhirnya meringkus Jumalang alias Jm. Dia ditangkap setelah menikam sepupunya, Mariana (40) dan anaknya Adrian (17) warga Jalan Andi Patturungi, Kampung Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (26/3) siang.

Pelaku ditemukan di areal persawahan tempatnya bersembunyi beberapa jam setelah kejadian. Tidak ada perlawanan dari Jumalang alias Jm yang kini diamankan di Mapolrestabes Makassar.

"Pelaku Jumalang atau lelaki Jm itu sudah diamankan tadi sore. Dia bersembunyi di tengah sawah yang jauh dari lokasi kejadian. Sementara ini disita dua barang bukti yakni sebilah parang dan satu gagang badik," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

Diketahui, rumah antar pelaku dan korban itu berhadap-hadapan bahkan mereka masih ada pertalian kekerabatan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, sebenarnya motif yang melatar belakangi peristiwa penikaman disusul pembakaran rumah ini adalah pembagian harta warisan yang pernah bergulir hingga ke tingkat MA dan telah keluar keputusannya. Soal ayam korban yang menyeberang ke rumah pelaku hanyalah pemicu.

"Motifnya itu pembagian warisan yang telah keluar keputusannya di tingkat MA. Lalu terjadi pertengkaran diawali dari Mariana mencari ayamnya yang masuk ke pekarangan rumah ibu N. Antara Mariana dan N bertengkar. Lelaki Jm melihat N ibunya bertengkar atau adu mulut dengan Mariana, lalu keluarkan pisau menusuk korban Mariana hingga meninggal dunia. Adrian yang baru pulang sekolah melihat Mariana ibunya terluka dan bermaksud menolong juga jadi sasaran tikaman dari lelaki Jm," kata Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo.

Selanjutnya, secara spontanitas, kata Wahyu, warga setempat yang masih keluarga korban membakar rumah pelaku.

Adapun kondisi lokasi kejadian, di seputar rumah korban dan pelaku yang masih tetanggaan itu kini dijaga polisi untuk mengantisipasi berlanjutnya aksi balasan.

"Sementara ini kami tempatkan kurang lebih 10 personil diantaranya anggota Patmor Polsek Tamalate berjaga di lokasi sembari menunggu datangnya personel tambahan dari Polrestabes Makassar untuk memback up," ujarnya.

Perlahan-lahan personil itu dikurangi atau ditarik tergantung perkembangan situasi jika mulai terlihat kondusif.

Saat ini, tambah Kompol Arifuddin, sementara dibuatkan Laporan Polisi (LP). Pihaknya menunggu perintah atasan, apakah kasus ini ditarik ke Polrestabes Makassar atau tidak. Seraya dilakukan visum atas dua korban yakni Mariana yang tewas dan Adrian anaknya yang masih dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo.

Rekomendasi