Lima sekolah di tingkat SMA dan SMK di Depok masih menumpang dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kendati demikian, pelaksanaan secara keseluruhan di Depok berjalan lancar.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah 2, Dadang Ruhyat mengatakan memang masih ada beberapa sekolah yang terpaksa menumpang. Sebabnya, sekolah tersebut masih belum memadai fasilitas untuk pelaksanaan UNBK.
Setidaknya ada tiga SMA dan dua SMK negeri yang masih menumpang. "Ada sekolah yang masih numpang di tempat lain, seperti di SMAN 11, 12 dan SMAN 13. Lalu ada SMKN 3 dan 4," katanya, Senin (25/3).
Dikatakan, UNBK secara serentak selama tiga hari diikuti 12.398 siswa. Terdiri dari 6.396 pelajar laki-laki dan 6.002 pelajar perempuan.
"Khusus wilayah Kota Depok, seluruh SMK-nya melaksanakan UN, karena kita kan sudah komitmen. Untuk di Depok tidak ada kendala, semuanya lancar," tambahnya.
Menurutnya, semua server komputer dipastikan aman. Sebelumnya para pengawas juga telah mengikuti briefing seputar tata cara pengawasan agar peserta tidak berbuat curang.
"Untuk petugas pengawas semua sudah dikoordinasikan dengan baik. Minimal satu ruangan itu ada dua orang pengawas," tutupnya.