Selain Fanani, Polisi Juga Jadwalkan Periksa Seluruh Panitia Kemah Pemuda

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya hingga kini masih menunggu kedatangan Bendahara Umum Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani. Fanani akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Selain Fanani, Polisi Juga Jadwalkan Periksa Seluruh Panitia Kemah Pemuda
Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ahmad Fanani usai diperiksa Polda Metro. ©2018 Merdeka.com

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya hingga kini masih menunggu kedatangan Bendahara Umum Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani. Fanani akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017.

Selain Fanani, penyidik juga hari ini akan memeriksa Panitia Kemah Pemuda Islam Abdul Rahman Syahputra Batubara, dan Virgo Sulianto Gohardi. Namun, mereka belum juga terlihat di lokasi.

"Belum ada yang datang. Untuk Ahmad Fanani juga belum (datang)," kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan, saat dikonfirmasi, Kamis (28/2).

Bhakti mengatakan, para saksi-saksi itu sejatinya diperiksa pada pukul 10.00 WIB. Namun belum ada yang datang hingga kini.

"Belum ada yang datang, padahal ini sudah panggilan yang kedua," kata Bhakti.

Lebih lanjut dia mengatakan, penyidik akan memeriksa Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Irfanus Rasman pada esok hari.

"Irfan hari Jumat besok," kata Bhkati.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menduga ada perbuatan melawan hukum pada kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia yang digelar di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta pada Desember 2017. Polisi mencium aroma korupsi pada kegiatan yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga itu.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, Ketua Kegiatan dari GP Ansor Safaruddin, dan Abdul Latif dari Kemenpora.

Halaman
Rekomendasi