Bus Seruduk 5 Kendaraan di Jombang, 1 Pemotor Tewas dan 3 Terluka

Akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan bus dan lima kendaraan lainnya, satu orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Kejadian ini terjadi di Jalan Nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di depan pabrik Pei Hei, Sumobito, Jombang, Sabtu (26/1).

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes- Reporter
Bus Seruduk 5 Kendaraan di Jombang, 1 Pemotor Tewas dan 3 Terluka
Bus Seruduk Lima Kendaraan. ©Istimewa

Akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan bus dan lima kendaraan lainnya, satu orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Kejadian ini terjadi di Jalan Nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di depan pabrik Pei Hei, Sumobito, Jombang, Sabtu (26/1).

Informasi yang dihimpun keenam kendaraan yang terlibat kecelakaan itu antara lain, bus bernopol AE 7350 UB, mobil Ayla bernopol S 1008 TC, mobil Honda HRV bernopol L 1263 YR, sepeda motor Titan bernopol S 4910 YL dan dua dump truck.

Satu orang, yakni pengendara motor diketahui tewas di lokasi kejadian lantaran terlindas bus. Sedangkan, satu pengemudi dan dua penumpang mobil HRV sempat terjepit kendaraan karena bodi mobil ringsek. Beruntung mereka hanya mengalami luka-luka.

Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Eko Puji, mengatakan, berawal dari dua dumptruck yang berjalan pelan dari arah barat ke timur karena karena ada penyeberang jalan. Di belakang dump truck, ada mobil Honda HRV, lalu mobil Ayla, dan terakhir pengendara motor.

Dari arah yang sama, tiba-tiba muncul bus dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi kejadian, sopir bus diduga tidak dapat mengendalikan laju bus, sehingga menabrak dua mobil yang ada di depannya yakni mobil HRV serta Ayla dan melindas satu pengendara motor.

"Bus dari belakang nyelonong dan menghantam kendaraan di depannya," ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, sopir bus diduga langsung melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya begitu saja.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Iptu Mulyani membenarkan akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia.

"Yang meninggal atas nama Muhammad Sholeh, warga Desa/Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk," ujarnya.

Terkait kecelakaan itu, saat ini seluruh kendaraan yang terlibat dibawa ke kantor Satlantas Polres Jombang beserta pengemudinya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara untuk korban meninggal dunia dan luka menjalani perawatan serta identifikasi di rumah sakit," pungkasnya.

Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas yang terjadi di jalan nasional Surabaya-Madiun sempat mengalami kemacetan hingga 2 km.

Rekomendasi