Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan kepada PBNU agar tetap menjaga persatuan jelang Pemilu 2019. Sebab, banyak warga NU berdomisili di pedesaan dan memiliki kehidupan sangat rendah yang kemungkinan akan terseret isu hoaks.
"Kata beliau (Wapres JK), NU tetap menjadi faktor utama dalam mengawal persatuan-satuan. Itu yang paling penting dan perlu dipikirkan pula, karena warga NU banyak di pedesaan, banyak masih taraf kehidupannya sangat rendah. Mari kita perbaiki bersama-sama ke depan lebih baik lagi," kata Ketum PBNU Said Aqil Siradj usai bertemu JK, di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (10/1).
Said menganggap jika masyarakat kelas menengah cerdas maka isu hoaks tidak akan laku. Tetapi saat ini, kebanyakan kelas menengah mudah terpengaruh hoaks.
"Saya bilang iya kalau kelas menengahnya kuat, saya kira hoaks enggak akan laku. Karena kelas menengahnya lemah, kebanyakan di bawah kemiskinan mudah sekali kena pengaruh hoaks," papar Said.
Oleh karenanya, kata Said, JK berharap NU bisa mengawal masyarakat agar tidak terprovokasi dan termakan isu hoaks.
"Saya bilang, kalau untuk warga NU saya jamin. Santri-santri kiai NU enggak mungkin bikin hoaks 7 kontainer dicoblos, enggak mungkin. Pasti bukan NU, saya jamin 100 persen," kata Said.